Menpora Erick Thohir(Dok istimewa )
MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan empati atas hilang kontaknya lima jurnalis bersama tiga awak kapal saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda. Erick mendoakan seluruh rombongan segera ditemukan dalam kondisi selamat dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga. Ia juga mengapresiasi upaya Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan yang terus melakukan pencarian dan memperluas area penyisiran.
"Atas nama pribadi dan Kementerian Pemuda dan Olahraga, saya menyampaikan keprihatinan, doa dan harapan yang sebesar-besarnya agar lima jurnalis bersama tiga awak kapal dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan kembali berkumpul dengan keluarga serta orang-orang yang mereka cintai," kata Erick.
Ia mengatakan para jurnalis menjalankan tugas penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat, termasuk ketika harus bekerja di lapangan dengan risiko dan tantangan tinggi. Karena itu, keselamatan insan pers dalam menjalankan tugas menjadi perhatian bersama. Erick turut mengapresiasi langkah Basarnas bersama seluruh unsur SAR gabungan yang terus melakukan pencarian.
Menurutnya, dukungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan berbagai unsur lainnya menunjukkan upaya pencarian dilakukan secara bersama-sama.
"Saya berharap seluruh proses pencarian dapat terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan para korban sekaligus keselamatan seluruh personel yang terlibat dalam operasi SAR," ujarnya.
Erick juga mengajak masyarakat, khususnya rekan-rekan media, memberikan dukungan kepada keluarga para jurnalis dan awak kapal yang masih menunggu kabar. Ia meminta informasi yang beredar tetap akurat dan bersumber dari otoritas resmi. Masyarakat juga diminta tidak menyebarkan spekulasi yang dapat menambah kecemasan keluarga.
"Kepada keluarga, rekan-rekan pers, dan seluruh pihak yang saat ini menanti dengan penuh kecemasan, kami menyampaikan empati dan doa. Semoga seluruh rombongan segera ditemukan dalam keadaan selamat. Kita berharap kabar baik segera datang," kata Erick.
Adapun lima jurnalis yang hilang kontak ialah M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus, dan Donal Husni. Mereka bersama tiga awak kapal saat menjalankan tugas peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Erick menegaskan keselamatan menjadi hal utama dalam setiap aktivitas di lapangan, termasuk dalam menjalankan tugas jurnalistik. Ia juga mengajak semua pihak memberikan ruang bagi tim SAR untuk menjalankan tugas secara optimal dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. (E-4)


















































