Pesepak bola Timnas Indonesia Mitchell Baker (kanan)(ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)
KETUA Umum PSSI Erick Thohir berharap kehadiran penyerang anyar Mitchell Baker dapat mempertebal kedalaman skuad tim nasional Indonesia di lini depan. Selama ini, daya gedor lini serang Skuad Garuda dinilai terlalu bergantung pada Ole Romeny.
Baker tampil memukau dan dinobatkan sebagai pemain terbaik (man of the match) usai mencetak hattrick dalam laga debutnya. Tiga gol tersebut membawa Indonesia membantai Kamboja dengan skor 5-1 pada laga penyisihan grup di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (27/7).
"Mudah-mudahan kita punya penebalan striker kan. Memang salah satu kelemahan tim kita, kita tipis dari sisi striker. Selama ini kita bergantung kepada Ole," kata Erick kepada wartawan di Stadion Pakansari, Senin (27/7) malam WIB.
Menurut Erick, Baker memiliki keunggulan fisik yang tidak dimiliki Romeny, yakni postur tubuh menjulang setinggi 1,97 meter. Kelebihan ini dinilai sangat krusial untuk memaksimalkan umpan-umpan silang (crossing) dari para pemain sayap maupun gelandang.
Kelebihan tersebut langsung terbukti di lapangan. Dua dari tiga gol yang dilesakkan Baker tercipta melalui tandukan kepala memanfaatkan umpan matang Thom Haye.
"Nah hari ini Mitchell saya rasa punya tinggi yang memang diperlukan, 197 sentimeter, dan mobility-nya juga baik tadi kalau kita lihat. Mudah-mudahan jadi penebalan di striker lah," kata Erick.
Kemenangan telak atas Kamboja membawa Indonesia untuk sementara menempati posisi ketiga klasemen Grup A dengan raihan tiga poin. Indonesia berada di bawah Singapura yang memimpin dengan enam poin dan Vietnam di posisi kedua dengan tiga poin (unggul selisih gol).
Pada laga berikutnya, timnas Indonesia dijadwalkan bersua Timor Leste di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7) pukul 17.00 WIB.
(Ant/P-4)


















































