Ilustrasi gerd(Magnific)
SAAT Gerd kambuh, penderita kadang mengalami keringat dingin dan rasa mual hingga nyeri dada. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan respons tubuh terhadap rasa nyeri atau ketidaknyamanan yang hebat, termasuk ketika seseorang mengalami kecemasan. Namun, keringat dingin dan mual juga perlu diwaspadai sebagai masalah jantung, apakah GERD benar-benar berhubungan dengan penyakit jantung?
Nyeri dada tidak selalu berkaitan dengan jantung. Pada sebagian orang, keluhan tersebut dapat berasal dari saluran pencernaan, termasuk gastroesophageal reflux disease (GERD). Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri dada ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan mengiritasi bagian dalam saluran tersebut.
Nyeri dada akibat GERD termasuk nyeri dada nonkardiak, yaitu nyeri yang tidak berhubungan dengan masalah jantung. Rasa sakitnya dapat menyerupai nyeri dada akibat gangguan jantung karena kerongkongan berada di dekat jantung dan keduanya memiliki saraf sensorik yang mengirimkan sinyal nyeri ke otak. Hal tersebut membuat sumber nyeri terkadang sulit dibedakan hanya dari rasa yang muncul.
Namun, gejala yang menyertai nyeri dada tetap perlu diperhatikan. Serangan jantung dapat menyebabkan nyeri atau rasa tidak nyaman di dada yang terasa seperti tekanan, remasan, sesak, atau terbakar. Keluhan tersebut juga dapat menyebar ke bahu, lengan, leher, rahang, atau punggung.
Selain nyeri dada, serangan jantung dapat disertai keringat dingin, pusing, mual atau rasa seperti gangguan pencernaan, sesak napas, serta tubuh terasa lemas.
Sementara itu, GERD merupakan salah satu penyebab umum nyeri dada nonkardiak. Asam lambung yang naik ke kerongkongan dapat menimbulkan rasa terbakar dan nyeri di area dada. GERD juga dapat menyebabkan mual pada sebagian orang.
GERD bukan penyebab langsung serangan jantung. Namun, karena keluhan GERD dan masalah jantung dapat terasa mirip, nyeri dada tidak sebaiknya langsung dianggap sebagai akibat asam lambung.
Karena itu, nyeri dada yang menetap, terutama jika disertai keringat dingin, mual, sesak napas, pusing, atau nyeri yang menjalar ke lengan, punggung, leher, maupun rahang, perlu segera diperiksa untuk memastikan penyebabnya. (H-4)


















































