Pangdam XIII/Merdeka: Kekuatan Kavaleri TNI Ada pada Karakter Prajurit

16 hours ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO, – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Mirza Agus, menegaskan bahwa esensi kekuatan kavaleri TNI tidak semata-mata bertumpu pada kecanggihan kendaraan tempur yang dimiliki. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Markas Kompi Kavaleri (Kikav) 10/Manguni Setia Cakti (MSC) di Wori, Manado, pada Senin.

“Kekuatan kavaleri juga pada karakter, disiplin, kemampuan, dan semangat juang setiap prajurit yang mengawakinya,” kata Mayjen Mirza Agus di hadapan para prajurit Kikav 10/MSC.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan satuan yang bertujuan untuk memperkuat semangat pengabdian, profesionalisme, kesiapan operasional, serta menjamin kesejahteraan prajurit. Pangdam menekankan bahwa kunjungannya tidak hanya untuk meninjau kondisi fisik satuan, melainkan juga untuk memastikan moril dan kesiapan personel tetap terpelihara dengan optimal.

Landasan Keimanan dan Profesionalisme

Dalam arahannya, Pangdam menegaskan bahwa setiap prajurit harus menjadikan keimanan dan ketakwaan sebagai fondasi utama dalam berpikir, bersikap, dan bertindak. Nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI wajib dihayati serta diamalkan sebagai pedoman untuk menjaga kehormatan diri dan institusi TNI.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peningkatan disiplin dan profesionalisme secara berkelanjutan. “Kemampuan mengoperasikan serta merawat alat utama sistem persenjataan (Alutsista), penguasaan taktik, komunikasi, navigasi, hingga kesiapan menghadapi berbagai kondisi darurat harus terus diasah agar satuan senantiasa siap melaksanakan setiap penugasan,” ujarnya.

Budaya Bebas Pelanggaran

Mayjen TNI Mirza Agus juga memberikan penekanan keras untuk membangun budaya bebas pelanggaran di lingkungan satuan. Ia memerintahkan seluruh prajurit untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba, perjudian, pinjaman online ilegal, kekerasan dalam rumah tangga, maupun segala bentuk pelanggaran disiplin lainnya.

“Seluruh komandan menjadi teladan bagi anggotanya serta membangun hubungan yang harmonis guna memperkuat kebersamaan internal dan sinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan seluruh komponen bangsa,” ajak Pangdam menutup arahannya.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |