Pantang Surut Dukung Kemerdekaan Palestina

1 hour ago 5
Pantang Surut Dukung Kemerdekaan Palestina Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah A.K. Alsattari, di kantor Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS, Jakarta, Selasa (28/7).(dok.istimewa)

PRESIDEN Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, di kantor Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS, Jakarta (28/7). Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh rasa persaudaraan.

Dalam keterangannya usai pertemuan, Almuzzammil menyampaikan apresiasi yang tinggi atas upaya proaktif Kedutaan Besar Palestina di Indonesia yang terus merajut sinergi dan kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa, termasuk partai politik.

"Kami menyambut bahagia kedatangan Duta Besar Abdalfatah beserta rombongan di kantor DPTP PKS. PKS mengapresiasi langkah beliau yang terus menjalin kolaborasi dengan berbagai elemen untuk mendukung kemerdekaan Palestina. Bahkan, beliau menyampaikan bahwa kantor PKS adalah kantor partai pertama yang beliau kunjungi sejak mulai menjabat pada Januari 2026 lalu. Tentu sebuah kehormatan bagi keluarga besar PKS," ujar Almuzzammil dalam rilis resminya.

Dalam diskusi yang hangat tersebut, Almuzzammil juga menyampaikan komitmen perjuangan PKS untuk Palestina yang baru saja dikukuhkan melalui Musyawarah ke-III Majelis Syura (MMS).

"Kepada Duta Besar, kami sampaikan bahwa perjuangan untuk Palestina adalah keputusan resmi partai. Salah satu putusan Musyawarah ke-III Majelis Syura (MMS) PKS yang baru saja kami gelar pada 25–26 Juli 2026 secara khusus mengamanatkan untuk mendorong pemerintah, parlemen, dan seluruh komponen bangsa agar lebih aktif lagi memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Ini adalah amanat UUD NRI Tahun 1945 yang harus kita kawal bersama," tegasnya.

Lebih lanjut, Almuzzammil menjabarkan bahwa komitmen PKS dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina tidak akan pernah surut karena berpijak pada empat landasan yang sangat kokoh.

"PKS berkomitmen penuh untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina dengan empat landasan kokoh. Pertama, landasan konstitusional. Pembukaan UUD NRI Tahun 1945 mengamanatkan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan harus dihapuskan," urai Almuzzammil.

"Kedua, landasan sejarah. Kita tidak boleh melupakan pidato Presiden Soekarno yang dengan lantang mengatakan bahwa selama bangsa Palestina tidak memiliki kemerdekaan, selama itu Indonesia akan berdiri menentang penjajahan Israel. Ketiga, landasan ideologis, yakni implementasi dari sila kedua Pancasila, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dan keempat, landasan moral. Sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim terbesar, adalah kewajiban moral persaudaraan kita untuk berdiri membela Palestina," tambahnya.

Mengakhiri keterangannya, Almuzzammil memastikan bahwa pintu PKS akan selalu terbuka bagi rakyat Palestina dan PKS siap menjadi mitra strategis Kedutaan Besar Palestina dalam menggalang dukungan untuk kemerdekaan Palestina. (Cah/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |