Ilustrasi(Istimewa)
PASAR ban ultra-high performance (UHP) di Indonesia masih memiliki prospek pertumbuhan seiring meningkatnya minat konsumen terhadap kendaraan berperforma tinggi. Segmen ban tersebut diproyeksikan mencatat pertumbuhan positif dengan compound annual growth rate (CAGR) sekitar 5%–7% hingga 2035.
Peluang tersebut mendorong PT Hankook Tire Sales Indonesia menghadirkan Ventus evo, generasi terbaru dari Ventus S1 evo3, untuk memenuhi kebutuhan pengemudi kendaraan premium dan berperforma tinggi di Indonesia.
Ventus evo membawa teknologi yang dikembangkan dari pengalaman di dunia motorsport untuk penggunaan sehari-hari. Ban ini dirancang untuk memberikan kemampuan pengereman dan handling yang optimal di jalan basah maupun kering, sekaligus menawarkan peningkatan jarak tempuh.
Secara global, teknologi Ventus telah dipercaya lebih dari 30 produsen otomotif, termasuk Porsche, Mercedes-Benz, BMW, dan Audi. Sejak 2005, teknologi tersebut juga telah digunakan dalam berbagai ajang motorsport.
Di Indonesia, performa lini Ventus telah diuji di lintasan balap, antara lain melalui Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2024. Dalam ajang tersebut, Ventus RS4 menjadi salah satu pilihan ban yang cukup mendominasi di lintasan.
Ventus RS4 juga digunakan dalam Pertamina 6 Hours Endurance 2026 di Mandalika melalui program Arrive & Race. Program tersebut menyediakan tiga set ban untuk setiap mobil peserta.
“Dunia motorsport menjadi ruang pembuktian bagi teknologi ban berperforma tinggi. Setiap pengembangan harus mampu menjawab tuntutan grip, kontrol, dan stabilitas dalam kondisi yang sangat ekstrem. Melalui Ventus evo, kami menghadirkan teknologi yang telah teruji tersebut ke kendaraan premium, sehingga pengemudi dapat merasakan performa, kontrol, dan rasa percaya diri yang lebih baik dalam penggunaan sehari-hari,” ungkap Bartek (Byunghak) Choi, Presiden Direktur PT Hankook Tire Sales Indonesia, dikutip Minggu (13/9).
Kemampuan Ventus evo juga mendapat pengakuan melalui dua pengujian komparatif AUTO BILD pada 2026. Dalam AUTO BILD Summer Tire Test 2026 untuk ukuran 245/45 R19, Ventus evo menempati posisi pertama dengan skor 1,1 dan meraih predikat “Exemplary” setelah mengungguli 19 finalis lainnya.
Dalam pengujian tersebut, Ventus evo menunjukkan performa unggul pada dry handling dan wet handling. Ban ini juga meraih hasil terbaik dalam dry braking serta posisi kedua terbaik dalam wet braking.
Pada pengujian tersebut, Ventus evo menjadi ban dengan performa terbaik dalam kondisi basah, dengan wet handling tercepat sebesar 89,1 kilometer per jam dan jarak pengereman basah 50,2 meter dari kecepatan 100 kilometer per jam.
Ban tersebut juga mencatat performa teratas dalam dry braking dan dry handling.
“Dua pengakuan dari AUTO BILD menunjukkan bahwa performa Ventus evo mampu memberikan performa yang konsisten baik di jalan basah maupun kering. Ban ini dirancang untuk memberikan pengereman yang responsif dan handling yang dinamis termasuk ketika dibandingkan dengan ban premium dari merek lain,” lanjut Bartek.
Dibandingkan model sebelumnya, Ventus S1 evo3, Ventus evo mencatat peningkatan 4% dalam pengendalian di jalan basah atau wet handling.
Sementara di jalan kering, teknologi 3D Chamfer Technology membantu mendistribusikan tekanan secara lebih merata pada permukaan tapak. Teknologi tersebut menghasilkan peningkatan pengereman hingga 6% atau dry braking dibandingkan model sebelumnya.
Performa tinggi pada grip dan handling juga diimbangi dengan aspek daya tahan. Ventus evo menggunakan optimized stiffness pattern yang membantu menyeimbangkan kekakuan blok dan mendistribusikan tekanan secara lebih merata di seluruh permukaan tapak.
Kombinasi sipes, lateral grooves, dan tie-bars membantu menghasilkan tingkat keausan yang lebih merata. Pengembangan tersebut membuat jarak tempuh Ventus evo meningkat hingga 32% dibandingkan versi sebelumnya.
Dalam pengujian AUTO BILD, Ventus evo mencatat projected mileage sebesar 56.310 kilometer. Angka tersebut menjadikan ban ini sebagai yang paling ekonomis berdasarkan cost per 1.000 kilometer di antara 20 finalis dari 50 kandidat yang diseleksi sebelumnya. Secara global, Ventus evo juga telah digunakan sebagai original equipment (OE) pada sejumlah kendaraan premium, termasuk Audi A4, Audi A5, Volkswagen, dan BMW X5.
Untuk pasar Indonesia, Ventus evo tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 17 hingga 22 inci untuk kendaraan penumpang premium dan berperforma tinggi.
“Ventus evo membawa filosofi yang sederhana, ‘Premium Sport Performance, Built to Last’. Kami ingin pengemudi mendapatkan respons dan kontrol yang mereka harapkan dari ban sport premium, sekaligus mendapatkan durability yang memungkinkan performa tersebut dinikmati lebih lama khususnya untuk konsumen di Indonesia,” tutup Bartek. (E-4)


















































