Pau Gasol Jagokan Spanyol Tembus Semifinal, Sebut Laga Kontra Belgia Ditentukan Mental dan Disiplin

3 weeks ago 37

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Legenda bola basket Spanyol Pau Gasol memberikan dukungan penuh kepada tim nasional negaranya yang akan menghadapi Belgia pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Los Angeles, Sabtu (11/7/2206) pukul 02.00 dini hari WIB. Mantan bintang NBA yang meraih dua gelar juara bersama Los Angeles Lakers itu meyakini Spanyol memiliki karakter dan mental yang dibutuhkan untuk melangkah ke semifinal.

Menjelang laga penting tersebut, Gasol mengaku bangga melihat perjalanan La Roja sepanjang Piala Dunia 2026. Menurut dia, skuad Spanyol tetap mempertahankan identitas permainan yang selama ini menjadi ciri khas mereka, sekaligus menunjukkan daya juang tinggi ketika menghadapi situasi sulit.

"Spanyol telah menunjukkan kepercayaan diri, daya saing tingkat tinggi, dan identitas yang jelas. Mereka tetap setia pada gaya sepak bola yang telah membawa mereka sukses, sekaligus menunjukkan ketahanan untuk menemukan cara menang ketika pertandingan menjadi sulit," kata Gasol kepada FIFA.

Gasol bukan sosok asing bagi Los Angeles. Setelah memulai karier profesionalnya bersama FC Barcelona, ia menjelma menjadi legenda Lakers dengan mempersembahkan dua gelar NBA secara beruntun pada 2009 dan 2010 bersama mendiang Kobe Bryant. Bersama tim nasional bola basket Spanyol, Gasol juga mengantarkan negaranya menjuarai Piala Dunia FIBA 2006 serta meraih dua medali perak dan satu medali perunggu Olimpiade.

Di luar bola basket, Gasol mengaku memiliki kecintaan besar terhadap sepak bola. Baginya, Piala Dunia selalu menjadi ajang yang mampu menyatukan masyarakat Spanyol.

Ia mengenang masa kecilnya ketika menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama keluarga dan teman-temannya. Atmosfer turnamen tersebut, menurutnya, selalu menghadirkan kegembiraan yang dirasakan seluruh masyarakat dan menjadi inspirasi bagi banyak atlet, apa pun cabang olahraganya.

Gasol juga pernah merasakan langsung kemeriahan Piala Dunia. Kenangan yang paling membekas baginya adalah final Piala Dunia 2010 di Johannesburg ketika Spanyol menaklukkan Belanda melalui gol Andrés Iniesta pada babak perpanjangan waktu.

Ia menilai Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Utara dan Amerika Tengah menghadirkan suasana berbeda. Beragam budaya yang bertemu dalam satu turnamen membuat atmosfer kompetisi semakin istimewa. Menurutnya, kualitas pertandingan juga sangat tinggi karena setiap tim tampil dengan kemampuan terbaiknya sehingga menghadirkan duel-duel yang kompetitif.

Gasol mengaku menikmati penampilan sejumlah bintang dunia seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland. Namun, yang paling menarik perhatiannya adalah bagaimana setiap tim memperlihatkan kerja sama, kepemimpinan, serta semangat kolektif di lapangan.

Ia juga mengapresiasi perjalanan Spanyol di fase gugur setelah mampu melewati Austria dan Portugal. Baginya, keberhasilan tersebut menunjukkan karakter kuat yang dimiliki skuad asuhan Luis de la Fuente.

"Sebagai sesama atlet Spanyol, selalu menjadi kebanggaan melihat tim kami berkompetisi dengan karakter dan persatuan seperti itu," ujar Gasol.

Menghadapi Belgia di babak perempat final, Gasol memprediksi pertandingan akan berlangsung ketat. Ia menilai seluruh tim yang mencapai delapan besar merupakan kandidat juara sehingga keberhasilan akan sangat ditentukan oleh kemampuan mengatasi tekanan.

Menurut dia, pertandingan kemungkinan ditentukan oleh detail-detail kecil, termasuk kesalahan yang mampu dimanfaatkan lawan menjadi gol penentu kemenangan.

Gasol mengakui Belgia memiliki kualitas serangan yang sangat berbahaya. Namun, ia juga mengingatkan bahwa Spanyol hingga kini belum kebobolan satu gol pun sepanjang turnamen, sehingga laga tersebut diyakini akan berlangsung menarik.

"Belgia telah menunjukkan bakat menyerang yang hebat, tetapi pada saat yang sama, Spanyol belum kebobolan satu gol pun sejauh ini di turnamen, jadi saya merasa ini akan menjadi pertandingan yang sangat menarik untuk ditonton," kata Gasol.

Di akhir wawancara, Gasol mengungkapkan Los Angeles akan selalu memiliki tempat istimewa dalam hidupnya. Kota tersebut menjadi saksi berbagai pencapaian terbesar sepanjang kariernya, baik sebagai atlet maupun dalam kehidupan pribadi.

Ia merasa memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan kontribusi kepada masyarakat Los Angeles melalui Yayasan Gasol yang fokus mempromosikan pola hidup sehat bagi anak-anak dan keluarga. Bagi Gasol, kesuksesan akan semakin bermakna jika dapat memberikan dampak positif bagi banyak orang, tidak hanya di dunia olahraga. 

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |