Skuad AS Roma(Dok. AS Roma)
PELATIH kepala AS Roma, Gian Piero Gasperini, memberikan pujian setinggi langit kepada bek anyarnya, Leonardo Balerdi. Gasperini menyebut gaya bermain Balerdi mengingatkannya pada sosok bek legendaris Italia, Franco Baresi.
Pernyataan tersebut dilontarkan Gasperini setelah Balerdi tampil impresif dalam laga debutnya sebagai starter saat Roma bertandang ke markas Torino di Stadion Turin, Senin. Dalam laga tersebut, Giallorossi berhasil membawa pulang kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0.
"Bek terbaik sepanjang masa adalah Franco Baresi, dan saya tidak sedang membandingkan keduanya secara langsung. Namun, cara dia (Balerdi) memahami peran dan terlibat dalam permainan memiliki karakteristik seperti itu," ujar Gasperini sebagaimana dikutip dari laman Football Italia, Selasa (15/9/2026).
Pertandingan melawan Torino merupakan penampilan ketiga Balerdi sejak didatangkan pada bursa transfer musim panas ini. Kehadirannya di lini belakang terbukti memberikan stabilitas bagi pertahanan Roma yang sejauh ini baru kebobolan satu gol di liga.
Kombinasi Maut Malen dan Dybala
Selain lini pertahanan, Gasperini juga menyanjung performa lini serang, khususnya duet Donyell Malen dan Paulo Dybala. Malen kembali mencatatkan namanya di papan skor saat melawan Torino, yang membuatnya kini telah mengemas enam gol hanya dalam empat laga awal Liga Italia.
Keberhasilan Malen tidak lepas dari peran vital Paulo Dybala. Pemain asal Argentina tersebut kembali memberikan assist untuk gol Malen. Menariknya, seluruh empat assist yang dicatatkan Dybala musim ini semuanya diberikan kepada Malen.
"Mereka adalah dua pemain yang sangat berbakat secara individual, tetapi mereka juga saling melengkapi sebagai pasangan," tambah Gasperini.
Menatap Big Match Kontra Inter Milan
Kemenangan atas Torino memastikan laju sempurna AS Roma di Serie A tetap terjaga. Berdasarkan data klasemen tervalidasi, Roma saat ini memuncaki klasemen dengan koleksi 12 poin dari empat pertandingan, mencetak 12 gol dan hanya kebobolan satu kali.
Hasil ini menjadi modal krusial menjelang laga besar (big match) menghadapi Inter Milan yang berada di posisi kedua. Inter juga mengoleksi poin sempurna (12 poin) namun kalah dalam selisih gol. Duel perebutan takhta klasemen ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Olimpico pada Sabtu (19/9) pukul 23.00 WIB.
"Ini adalah kesempatan bagi kami untuk mengukur kemampuan melawan tim terbaik dan menunjukkan bahwa kami bisa tampil lebih baik dibandingkan penampilan-penampilan terakhir," pungkas Gasperini. (Ant/I-1)
Klasemen Papan Atas Serie A (Matchday 4):
| 1 | AS Roma | 4 | 12 | +11 |
| 2 | Inter Milan | 4 | 12 | +7 |


















































