Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia(MI/DEDE SUSIANTI)
Pembangunan megaproyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1, di Kawasan Tempat Pembuangan Akhir(TPA) Galuga, Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, resmi dimulai.
Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama pada Kamis(17/9).
PSEL Bogor Raya 1 ini dilakukan Danantara Indonesia melalui PT Danantara Investment Management (DIM) dan PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera).
Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia, mengatakan, PSEL Bogor Raya 1 menjadi fasilitas PSEL ketiga yang memasuki tahap pembangunan setelah PSEL Denpasar Raya (Bali) dan PSEL Kota Bekasi.
PSEL Bogor Raya 1 mencakup kawasan aglomerasi Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.
Pandu menjelaskan, bahwa fasilitas ini merupakan bagian dari upaya Danantara Indonesia mempercepat pengembangan solusi pengelolaan sampah perkotaan yang berkelanjutan dan berbasis teknologi ramah lingkungan, sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025.
"Permasalahan sampah tidak hanya memengaruhi kehidupan kita saat ini, tetapi juga masa depan anak-anak kita,"katanya.
PSEL Bogor Raya 1 ini dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan sampah, energi hijau, dan memberdayakan ekonomi lokal dengan mengacu pada standar lingkungan Europe Industrial Emission Directive atau disebut EU IED.
"Proyek ini ditargetkan mampu mengolah lebih dari 500 .000 ton sampah per tahun atau sekitar 45% timbulan sampah terolah Kota dan Kabupaten Bogor," ujarnya. (H-2)


















































