Pemkab Garut bersama DEN percepat pengembangan potensi panas bumi bagi rakyat.(Dok.Istimewa)
PEMERINTAH Kabupaten Garut bersama Dewan Energi Nasional (DEN) mendorong percepatan pengembangan potensi panas bumi di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pengembangan potensi tersebut, dapat memperkuat pasokan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan energi bersih hingga terbarukan.
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin mengatakan, potensi panas bumi menjadi salah satu keunggulan di wilayah Garut dan perlu terus dioptimalkan pengembangan energi panas bumi agar dapat memperkuat pasokan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan energi bersih dan terbarukan.
"Alhamdulillah suasananya sangat cair dan sangat mendukung untuk pencapaian yang produktif, terima kasih kepada perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Dinas ESDM Provinsi Jabar serta sejumlah PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) terus berkomitmen dan bersinergi," ujar, Abdusy Syakur, Jumat (14/8/2026).
Sementara itu, anggota DEN, Mohammad Fadhil Hasan mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukannya merupakan bagian dari upaya mempercepat optimalisasi sumber daya panas bumi di Kabupaten Garut. Akan tetapi, kapasitas pembangkit panas bumi di Garut telah mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
"Listrik yang dibutuhkan dikonsumsi oleh masyarakat Kabupaten Garut 126 MW, tapi kapasitas terpasang PLTP 270 MW artinya sudah terpenuhi secara utuh dan Kabupaten Garut berhak mendapat penghargaan (Award) sebagai daerah elektrifikasi 100% listrik hijau," katanya.
Menurut Fadhil, pengembangan panas bumi di Kabupaten Garut akan dilakukan secara bertahap dalam jangka pendek dan Star Energy Geothermal tengah berupaya mengoptimalisasi melalui penambahan kapasitas produksi. Namun, dalam jangka menengah PT PGE melakukan penjajakan untuk ekspansi dan penambahan kapasitas secara bertahap.
"Kita juga meminta dukungan dari semua pihak agar bisa mempercepat proses ini dan berharap pengembangan panas bumi tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi memberikan manfaat lebih luas bagi pembangunan daerah seperti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembukaan lapangan kerja, serta penyediaan energi mendukung modernisasi sektor pertanian masyarakat Garut," pungkasnya. (E-2).















































