Anggota BPBD bersama TNI dan Polri menurunkan bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, untuk masyarakat terdampak gempa M 7,7 Flores, di kantor BPBD Kabupaten Ende, Kamis (20/8).(Dok. BNPB)
PEMERINTAH Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) menyalurkan bantuan kemanusiaan seberat 8,4 ton untuk masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan dengan total nilai mencapai Rp9,8 miliar tersebut tiba di lokasi pada Kamis (20/8) setelah menempuh perjalanan laut selama lima hari.
Bantuan ini merupakan hasil konsolidasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur bersama berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jatim. Pengiriman dilakukan sejak Senin (17/8) sebagai bentuk solidaritas antardaerah dalam penanganan bencana nasional.
Rincian Logistik dan Kebutuhan Pokok
Logistik yang dikirimkan mencakup berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari perlengkapan tidur, kebutuhan anak-anak, hingga ribuan paket makanan siap saji dan suplemen gizi. Berikut adalah rincian bantuan yang disalurkan:
| Perlengkapan Anak (Kidsware) | 167 Unit |
| Velbed (Tempat Tidur Lipat) | 125 Unit |
| Makanan Siap Saji (Nasi Goreng, Kare, Opor Ayam) | 2.024 Kaleng |
| Paket Lauk-Pauk | 432 Paket |
| Tambah Gizi (Koktail & Kacang Hijau) | 4.152 Kaleng |
| Aneka Biskuit (Klepon, Marie, Malkist, dll) | 7.380 Pak |
Distribusi dan Koordinasi Lapangan
Setibanya di Ende, bantuan langsung diserahterimakan kepada Posko Utama BPBD Kabupaten Ende. Berdasarkan rencana distribusi, sebagian bantuan juga dijadwalkan akan dikirimkan ke Kabupaten Nagekeo pada Jumat (21/8) guna menjangkau lebih banyak penyintas gempa di wilayah Flores.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah kecepatan distribusi agar bantuan tepat sasaran. "Yang terpenting bukan hanya seberapa banyak bantuan yang kita kirimkan, tetapi bagaimana bantuan tersebut bisa segera sampai dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak," ujar Khofifah dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Ende, Marselus Ekleanus Meta, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Pemprov Jatim. Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga selama masa tanggap darurat. "Terima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah dan Mas Wakil Gubernur Emil Dardak. Semoga bantuan ini menjadi berkat bagi masyarakat Jawa Timur," pungkasnya. (PO/I-1)


















































