Sejumlah lapak pedagang di sekitar Pasar Barukai Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat mengalami kerusakan.(Dok. Istimewa)
SEJUMLAH lapak pedagang di sekitar Pasar Barukai, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mengalami kerusakan setelah diterpa angin kencang yang berasal dari putaran baling-baling helikopter yang mendarat di kawasan Sekolah Polisi Negara (SPN) Cisarua, Kamis (30/7). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB.
Dalam video yang beredar di media sosial, helikopter tampak terbang rendah sebelum melakukan pendaratan di area SPN yang berada tepat di belakang Pasar Barukai. Hembusan angin yang sangat kuat membuat atap sejumlah kios dan gerobak pedagang beterbangan.
Selain merusak atap lapak, terpaan angin juga menyebabkan debu, sampah, dan barang dagangan berserakan. Kondisi itu sempat memicu kepanikan warga dan pedagang yang berada di sekitar lokasi.
Kepala UPTD Pasar Wilayah 1 Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung Barat, Mulyadi, membenarkan insiden tersebut.
"Benar, kejadiannya sekitar pukul 12.15 WIB di kawasan Pasar Barukai Cisarua. Ada beberapa bangunan yang atapnya terbang," kata Mulyadi.
Menurutnya, kerusakan terutama terjadi pada lapak pedagang yang berada di tepi jalan dekat lapangan SPN Cisarua. Sebagian besar lapak merupakan bangunan semi permanen sehingga lebih rentan rusak akibat terpaan angin dari baling-baling helikopter.
"Kalau bangunan utama Pasar Barukai tidak mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut. Yang terdampak adalah lapak pedagang di pinggir jalan dekat lapang SPN," ujarnya.
Berdasarkan pendataan sementara, sekitar enam lapak pedagang mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang didominasi pada bagian atap.
Meski menimbulkan kerugian material, Mulyadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Untuk korban jiwa enggak ada, alhamdulillah," pungkasnya. (DG/I-1)


















































