Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Babulu PPU Diperketat

6 days ago 4
Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi di SPBU Babulu PPU Diperketat Kapolsek Babulu, Iptu Andi Fatahuddin saat melakukan pengecekan truk yang mengisi BBM subsidi(Dok Humas Polda Kaltim)

PENGAWASAN penyaluran Bahan Bakat Minyak (BBM) khususnya di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tiga Niaga Energi, Jalan Provinsi 44, Desa Labangka Barat, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur (Kaltim), diperketat aparat dari Polsek Babulu, Koramil, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara  melalui Kapolsek Babulu Iptu Andi Fatahuddin, MInggu (13/9) mengatakan, pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran BBM bersubsidi di SPBU di wilayahnya, kegiatan ini bersinergi dengan Koramil Babulu dan Satpol PP. Guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan sesuai ketentuan.

“Kegiatan ini bersifat preventif, kami melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pelayanan, kondisi antrean kendaraan hingga situasi keamanan di sekitar area SPBU,” ujar Fatahuddin, disela-sela memimpin kegiatan.

Selain memantau proses pengisian, lanjutnya, petugas juga melakukan pengecekan terhadap tera BBM bersubsidi sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan dan penyaluran BBM kepada masyarakat berjalan sebagaimana mestinya. 

Sedangkan kondisi antrean kendaraan, tambahnya, turut menjadi perhatian pihaknya  untuk mencegah terjadinya kepadatan maupun potensi gangguan Kamtibmas. Pengawasan di SPBU merupakan bentuk kehadiran Polri dalam memastikan pelayanan publik berjalan aman dan tertib.

“Pengawasan ini kami lakukan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi berjalan tertib dan sesuai ketentuan. Kami juga memantau antrean kendaraan serta situasi di sekitar SPBU agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan aman dan lancar,” tegas Fatahuddin.

Dikatakannya, selain itu dalam pelaksanaan kegiatan petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan pengendara, agar mematuhi ketentuan yang berlaku selama berada di area SPBU. 

“Masyarakat juga diminta menjaga ketertiban, mengutamakan keselamatan serta tidak melakukan tindakan yang dapat menghambat proses pelayanan,” pintanya.

Menurut Kapolsek, pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar karena adanya sinergitas antara Polri, TNI, Satpol dan pengelola SPBU dan ini salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif. Koordinasi antarpihak akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan selama proses penyaluran BBM.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban. Apabila menemukan hal yang berpotensi mengganggu keamanan atau kelancaran penyaluran BBM, segera sampaikan kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti.

“Pengawasan berlangsung selama kurang lebih selama dua jam itu berjalan dengan aman, tertib serta kondusif,” sebutnya.

Sementara itu, seorang Babulu Yanto, memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh aparat di wilayah itu, tetapi dirinya berharap pengawasan dilakukan setiap hari, karena sudah bukan rahasia lagi sebagai besar BBM subsidi disalah gunakan untuk dijual lagi secara eceran.

”Bisa dilihat kendaraan yang antrean di sekitar SPBU itu, diduga rata-rata mobil pengetap, dan paling mudah dikenali. Apalagi mereka parkir setiap hari di lokasi itu. Akibat kondisi itu kami pun kesulitan mendapatkan BBM subsidi karena semua lahan area antrean dikuasai mereka,” pungkasnya. (H-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |