Pengelola Gedung Mulai Beralih ke Sistem Digital Terintegrasi

1 week ago 5
Pengelola Gedung Mulai Beralih ke Sistem Digital Terintegrasi Pengelola gedung berbasis digital, Proapps.(Dok. Proapps)

PENGELOLAAN gedung dan kawasan mulai beralih dari proses manual dan penggunaan aplikasi terpisah menuju sistem digital terintegrasi. Perubahan ini didorong kebutuhan efisiensi operasional, transparansi, dan pengambilan keputusan berbasis data.

Chief Corporate Services Officer (CCSO) Proapps Indonesia Angel Tri Widiyanti mengatakan digitalisasi pengelolaan properti harus menjawab kebutuhan operasional di lapangan.

“Digitalisasi dalam pengelolaan properti tidak cukup hanya memindahkan proses administrasi ke dalam sistem digital. Teknologi harus mampu menjawab kebutuhan operasional yang memang terjadi di lapangan,” kata Angel dalam Seminar Workshop Indonesia Property Management Association (IPMA) bertema Transformasi Pengelolaan Gedung Berkelanjutan di Menara 165, Jakarta Selatan, Sabtu (12/9).

Dalam kegiatan tersebut, Proapps memperkenalkan platform pengelolaan properti yang mengintegrasikan sejumlah aktivitas operasional dalam satu sistem.

Platform itu mencakup pengelolaan data tenant, billing dan pembayaran, work request, work permit, fit out permit, reservasi fasilitas, pengunjung, barang dan paket, asset management, inspeksi, pencatatan utilitas, HRIS, serta accounting.

Angel mengatakan sistem terintegrasi dapat mengurangi ketergantungan pengelola gedung terhadap laporan manual.

“Pengambilan keputusan tidak lagi hanya mengandalkan laporan manual, tetapi dapat ditopang oleh data operasional yang tersaji dalam satu ekosistem,” ujarnya.

Menurut Angel, kebutuhan terhadap teknologi pengelolaan properti meningkat seiring kompleksitas operasional apartemen, gedung perkantoran, kawasan komersial, dan proyek mixed-use.

“Teknologi dapat digunakan untuk mempercepat proses kerja, mengurangi aktivitas administratif berulang, meningkatkan akurasi data, serta memperluas visibilitas manajemen terhadap kondisi operasional gedung,” katanya.

Proapps menargetkan platform tersebut digunakan pada segmen apartemen, gedung perkantoran, properti komersial, mixed-use development, dan estate management.

Seminar IPMA juga membahas tema From Waste Energy to Business Value yang menyoroti upaya pengelola gedung meningkatkan efisiensi energi dan mengoptimalkan pengelolaan sumber daya menjadi nilai bisnis. (Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |