Penguatan Fungsi Keluarga Kunci Generasi Berkualitas

1 week ago 3
Penguatan Fungsi Keluarga Kunci Generasi Berkualitas Ilustrasi(magnific)

KELUARGA memegang peranan krusial sebagai kunci utama dalam membentuk generasi berkualitas yang siap menghadapi tantangan global. Hal ini menjadi poin utama dalam diskusi Komisi 5 pada Konferensi Keluarga Asia Pasifik yang berlangsung di Jakarta, Sabtu (12/9).

Mengusung tema "Penguatan Fungsi Keluarga dalam Membentuk Generasi Berkualitas", diskusi tersebut membedah sembilan poin strategis. Pembahasan mencakup sinergi peran ayah dan ibu, penerapan pola asuh efektif, hingga strategi jitu dalam menghadapi tantangan di era digital.

Pengasuhan Holistik dan Peran Bersama

Narasumber pertama, Prof. Dr. Dwi Hastuti, menekankan bahwa kapasitas orangtua dalam pengasuhan sangat menentukan tercapainya standar kesejahteraan anak yang ditetapkan UNICEF. Menurutnya, pengasuhan tidak boleh hanya berfokus pada aspek pendidikan semata.

"Pengasuhan harus dilakukan secara holistik, mencakup kesehatan, gizi, stimulasi, kasih sayang, keamanan, hingga pembentukan karakter," ujar Prof. Dwi.

Ia menambahkan bahwa ayah dan ibu wajib menjalankan Positive Parenting Program secara bersama-sama untuk menghasilkan anak yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.

Senada dengan hal tersebut, Prof. Dr. Imas Kania Rahman selaku narasumber kedua, menegaskan posisi keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak. Ia menyoroti pentingnya kemitraan antara suami dan istri dalam membangun fondasi karakter dan moral di rumah.

"Penting untuk melakukan penguatan peran parenting yang efektif dan adaptif melalui kemitraan suami istri guna membangun keluarga yang harmonis serta produktif," jelas Prof. Imas.

Adaptasi Era Digital dan Karakter

Komisi 5 juga menggarisbawahi bahwa pendidikan nilai agama, moral, dan kebangsaan harus berakar dari lingkungan rumah. Di sisi lain, orang tua didorong untuk melek literasi media dan membangun kesepakatan keluarga guna membentengi anak dari dampak negatif teknologi digital.

Sebagai hasil dari diskusi mendalam tersebut, Komisi 5 merumuskan empat rekomendasi strategis bagi pembangunan ketahanan keluarga:

No Poin Rekomendasi Fokus Utama
1 Agenda Strategis Pembangunan Manusia Integrasi kesehatan, pendidikan, dan perlindungan anak melalui kebijakan pengasuhan setara antara ayah dan ibu.
2 Kolaborasi Riset dan Kebijakan Penyusunan modul pengasuhan positif berbasis bukti dan nilai religi untuk orang tua serta pendamping keluarga.
3 Edukasi Masyarakat Luas Sosialisasi ketahanan keluarga, pencegahan kekerasan, dan literasi teknologi dengan semangat "mendidik anak tugas bersama".
4 Advokasi dan Jejaring Menempatkan penguatan keluarga sebagai investasi jangka panjang untuk membentuk generasi mandiri dan berintegritas.

Melalui langkah-langkah ini, diharapkan keluarga mampu menjadi benteng pertahanan sekaligus motor penggerak dalam mencetak generasi yang tangguh menghadapi perubahan global yang dinamis. (Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |