Penyelenggara GP Spanyol Siap Rombak Sirkuit Madrid Usai Kritik Tajam Pembalap

6 days ago 4
Penyelenggara GP Spanyol Siap Rombak Sirkuit Madrid Usai Kritik Tajam Pembalap Pembalap Mercedes Kimi Antonelli memasuki garis finis di GP Spanyol.(AFP/VIOLETA SANTOS MOURA)

PENYELENGGARA GP Spanyol bersiap melakukan perubahan signifikan pada sirkuit baru di Madrid menyusul gelombang kritik setelah balapan perdana, akhir pekan lalu. Meski fasilitas di pusat pameran Ifema mendapat pujian, tata letak lintasan dinilai membosankan dan minim peluang untuk menyalip.

Sejumlah pembalap papan atas menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap karakteristik sirkuit yang terletak di dekat bandara internasional Madrid tersebut. Alex Albon dari tim Williams menyebut balapan kali ini "sangat membosankan", sementara Gabriel Bortoleto (Audi) bahkan berkelakar bahwa dirinya "hampir tertidur" saat memacu mobilnya.

Kritik Tajam dari Lintasan

Juara dunia Lando Norris menjadi salah satu kritikus paling vokal. Meski mengakui tantangan sirkuit dalam satu putaran kualifikasi cukup menarik, ia menilai desain keseluruhan tidak mendukung balapan yang kompetitif.

Norris secara spesifik menyoroti Tikungan 18 dan 19 yang dianggapnya tidak berguna dan menyarankan agar area tersebut diganti dengan lintasan lurus panjang menuju tikungan tusuk konde (hairpin).

Senada dengan Norris, pemenang balapan Kimi Antonelli mengungkapkan bahwa tata letak saat ini membuat pembalap enggan melakukan manuver karena risiko kontak fisik mencapai 80%.

"Saat ini, Anda hanya akan terjebak di belakang mobil lain sepanjang balapan," ujarnya.

Sosok Komentar Utama
Lando Norris Tikungan 18-19 tidak berguna; perlu lintasan lurus ke hairpin.
Alex Albon Balapan terasa sangat membosankan.
Kimi Antonelli Minim peluang menyalip; risiko kontak terlalu tinggi.
Toto Wolff Fasilitas luar biasa, namun perlu perbaikan agar lebih spektakuler.

Dukungan Bos Tim dan Rencana Perbaikan

Berbeda dengan para pembalap, bos tim justru memberikan apresiasi tinggi terhadap infrastruktur dan sambutan kota Madrid. Prinsipal Ferrari, Frederic Vasseur, menyebut acara tersebut "mega" dan memuji kesiapan kota. Ia menekankan bahwa Madrid memiliki fleksibilitas lebih besar dibandingkan Monaco untuk melakukan modifikasi lintasan.

Toto Wolff, Prinsipal Mercedes, juga memberikan pujian serupa. Ia menyebut sirkuit temporer ini sebagai salah satu yang terbaik untuk debut sebuah balapan, menyamakannya dengan "mini Macau" atau "mini Monaco". Namun, ia mengonfirmasi telah berdiskusi dengan CEO sirkuit mengenai perubahan tata letak untuk meningkatkan aksi saling salip tahun depan.

Respons Penyelenggara

Menanggapi berbagai masukan, Managing Director Madring, Luis Garcia Abad, menyatakan keterbukaannya terhadap perubahan. Kepada Autosport, ia menegaskan bahwa pihak penyelenggara akan bekerja sama dengan FIA dan FOM untuk mengevaluasi tata letak lintasan.

"FIA telah mendefinisikan dengan jelas cara untuk meningkatkan tata letak lintasan. Kami memiliki ruang, fasilitas, dan kapasitas untuk melakukannya. Jika kami bisa meningkatkan sesuatu, kami akan melakukannya untuk tahun depan," tegas Garcia Abad.

Selain masalah teknis lintasan, penyelenggara juga menghadapi tantangan dari sisi penonton. Di media sosial, sejumlah penggemar mengeluhkan akses fasilitas yang belum siap, visibilitas yang buruk, hingga area penonton yang masih berupa tanah. Hal ini diduga karena sempitnya waktu persiapan untuk menggelar balapan perdana di sirkuit yang menggabungkan jalan raya Ifema dan bagian permanen seperti tikungan banked "La Monumental" tersebut. (bbc/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |