Peringati May Day, KKJ Jateng-DIY Suarakan 7 Tuntutan: Tolak Upah Murah dan Kesejahteraan

2 hours ago 1

Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Tengah (Jateng) menggelar demonstrasi dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Kantor Gubernur dan DPRD Jateng, Kota Semarang, Jumat (1/5/2026).

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Anggota Kelompok Keselamatan Jurnalis (KKJ) Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY) berpartisipasi dalam unjuk rasa bersama kelompok buruh pada peringatan May Day di depan Kantor Gubernur dan DPRD Jateng, Kota Semarang, Jumat (1/5/2026). Dalam aksi tersebut, KKJ Jateng-DIY menyuarakan persoalan mendasar yang masih dihadapi para jurnalis, yakni kesejahteraan. 

Membaur bersama massa buruh, para anggota KKJ Jateng-DIY membentangkan spanduk dan mengusung sejumlah poster yang antara lain bertuliskan "Jurnalis juga buruh", "Disuruh kerja tapi nggak dikasih BPJS Ketenagakerjaan", dan "Kerja 24 jam tapi nggak ada duit lembur". 

"KKJ Jateng-DIY mencatat, persoalan upah murah, ketidakjelasan perjanjian kerja, dan penindasan pekerja media masih berlangsung hingga saat ini," kata Koordinator KKJ Jateng-DIY Iwan Arifianto. 

Dia kemudian mengutip sejumlah kasus, terutama yang dihadapi kalangan jurnalis di Semarang. Mengutip data Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Semarang, Iwan mengungkapkan, terdapat 12 jurnalis Harian Semarang di-PHK sepihak setelah bekerja dua tahun. Mereka bahkan harus menghadapi gugatan balik perusahaan hingga Rp3,2 miliar di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada 2012. 

"Mirisnya, buruh yang menuntut haknya justru dikriminalisasi perusahaan meskipun buruh akhirnya menang di PHI Semarang dengan hak pesangon Rp107 juta," kata Iwan. 

Iwan menambahkan, pada 2015-2016, seorang jurnalis Cakra Semarang TV yang telah bekerja sembilan tahun, di-PHK sepihak. Dia harus memperjuangkan haknya selama hampir setahun hingga akhirnya menang di PHI dan berhak atas pembayaran pesangon Rp43 juta.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |