Perjalanan 28 Tahun PKB di Mata Kader: Jangan Pernah Lepas dari Santri dan Ulama

8 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, BREBES — Dua puluh delapan tahun bukanlah perjalanan yang singkat bagi sebuah partai politik.

Dalam rentang waktu itu, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah melewati berbagai fase sejarah bangsa yaitu dari masa transisi reformasi, pergantian kepemimpinan nasional, dinamika demokrasi yang terus berkembang, hingga tantangan era digital yang mengubah wajah politik Indonesia.

Di momentum Harlah ke-28 yang diperingati pada 23 Juli 2026, perjalanan PKB menjadi ruang refleksi tentang bagaimana sebuah partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) berusaha menjaga keseimbangan antara idealisme keislaman, komitmen kebangsaan, dan tuntutan perubahan zaman.

Sekretaris pertama DPC PKB Kabupaten Brebes sekaligus Anggota DPR RI periode 1999–2004, Andi Najmi Fuaidi, mengingat kembali suasana awal berdirinya PKB yang menurutnya jauh dari orientasi perebutan kekuasaan semata.

"PKB lahir bukan karena ambisi politik sesaat. PKB lahir dari kegelisahan para kiai tentang masa depan bangsa pasca-Reformasi. Sejak awal, politik dipandang sebagai jalan pengabdian, bukan sekadar alat meraih kekuasaan," ujar dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026)

Menurut Andi Najmi, sejarah PKB tidak dapat dilepaskan dari peran para ulama dan kiai sepuh NU yang memberikan legitimasi moral bagi lahirnya partai tersebut.

Pada 23 Juli 1998, PKB dideklarasikan di kediaman KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Ciganjur, Jakarta Selatan.

Deklarasi itu diprakarsai oleh lima tokoh utama, yakni KH M. Ilyas Ruchiyat, KH Abdurrahman Wahid, KH Muchit Muzadi, KH Munasir Ali, dan KH Mustofa Bisri (Gus Mus).

Naskah deklarasi dibacakan oleh almaghfurlah KH Muchit Muzadi di hadapan ribuan warga yang menyambut lahirnya partai baru tersebut dengan penuh harapan.

Pada periode awal, amanah sebagai Sekretaris Jenderal DPP PKB diemban oleh Abdul Muhaimin Iskandar, sosok yang kemudian menjadi salah satu figur sentral dalam perjalanan panjang partai.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |