Diskoria(MI/HO)
KEHADIRAN album debut bertajuk INTONESIA pada tahun lalu bukan sekadar pencapaian bagi Diskoria, melainkan sebuah fase krusial dalam perjalanan satu dekade mereka di industri musik. Memulai karier dari panggung pesta ke pesta hingga melahirkan deretan hits orisinil, Diskoria kini memantapkan langkahnya dengan merampungkan proyek visual ambisius untuk album perdana tersebut.
Album INTONESIA merupakan buah dari persiapan matang selama tiga tahun. Proyek ini tidak hanya fokus pada audio, tetapi juga komitmen untuk menghadirkan pengalaman visual yang utuh. Diskoria bersama Suara Disko menargetkan perilisan video klip untuk seluruh nomor yang ada di dalam album ini.
“INTONESIA dari awal tercetus memang sudah dicanangkan akan terdiri dari 11 lagu yang didampingi musik video untuk semua lagunya. Ini adalah proyek karya seni yang sangat dipikirkan segala sesuatunya, mulai dari kolaborator musisi, penata suara, hingga konsep visual dan desain sampul,” ujar Daiva, Penggagas Suara Disko.
Rangkaian Visual dan Kolaborasi Sutradara
Perjalanan visual ini memakan waktu kurang lebih dua tahun. Dimulai dari perilisan single pertama Flamboyanku bersama Danilla pada September 2024, rangkaian ini resmi ditutup dengan peluncuran video klip terakhir untuk lagu Dua Mimpi yang berkolaborasi dengan Tatjana Saphira pada 19 September 2026.
Dalam menggarap 11 video klip tersebut, Diskoria menggandeng deretan sutradara berbakat, mulai dari nama familiar seperti Senry Alvin hingga talenta baru seperti Riki Noval yang memulai debut penyutradaraannya lewat lagu Relung Jiwa. Salah satu kolaborator menonjol adalah Jelita Barbara yang dipercaya menggarap tiga video klip sekaligus: Tanah Airku, Kilauan, dan Dua Mimpi.
Jelita mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam proyek ini adalah menjaga identitas visual Diskoria di tengah keberagaman mood lagu.
“Pendekatan tiap video berbeda banget. Tanah Airku lebih humanistik dan semi-dokumenter, Kilauan adalah video performa penuh, sementara Dua Mimpi mengusung montase dramatis. Tujuannya adalah memberikan tiap lagu perlakuan (treatment) yang unik, bukan sekadar mengulang konsep yang sama,” jelas Jelita.
Jadwal Rilisan Fisik Album INTONESIA
Selain melalui platform digital dan YouTube, Diskoria menunjukkan komitmen tinggi terhadap rilisan fisik. Album INTONESIA dilepas ke pasaran dalam berbagai format secara bertahap untuk memanjakan para kolektor.
| Piringan Putih (Vinyl White) | Juni 2025 |
| Piringan Hitam (Vinyl Black) | Juli 2025 |
| Kaset (3 Warna Cangkang) | Agustus 2025 |
| Kaset (Edisi Sampul Selongsong) | Mei 2026 |
| Cakram Padat (CD) | Juli 2026 |
Video klip terbaru Dua Mimpi bersama Tatjana Saphira sudah dapat disaksikan mulai 19 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB. Seluruh rangkaian perjalanan visual album INTONESIA kini telah tersedia secara lengkap di kanal YouTube Suara Disko, mengundang penikmat musik untuk meresapi karya pop Diskoria dalam bentuk terbaiknya. (Z-1)


















































