Perkuat Mesin Partai, Hanura Minta Daerah Ganti Pengurus Pasif

2 weeks ago 6
Perkuat Mesin Partai, Hanura Minta Daerah Ganti Pengurus Pasif Ketua Tim Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella (tengah) .(Dok. DPP Hanura)

TIM Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura terus bergerak mengelilingi berbagai daerah demi memperkuat konsolidasi dan menyolidkan struktur partai. Hanura menargetkan pembentukan struktur pimpinan anak cabang (PAC) di 7.285 kecamatan di seluruh Indonesia dapat rampung sebelum akhir Oktober 2026.

Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella, menjelaskan bahwa rangkaian konsolidasi diawali dari Provinsi Banten pada 8 Agustus 2026, lalu dilanjutkan hingga Provinsi Bali yang menjadi lokasi ke-11. Selama safari politik tersebut, ia menangkap optimisme tinggi dari para kader di daerah.

"Bali cukup mantap. Kepengurusan hampir 100%. Dari Bali, kami ke akan Jambi, masih ada 27 provinsi lagi. Aura kader positif menatap kemenangan di Pemilu 2029," ujar Rio dalam acara konsolidasi dan rapat teknis Tim Task Force bersama DPD serta DPC Hanura se-Provinsi Bali di Denpasar, Rabu (2/9).

Rio memaparkan, setelah target penataan PAC di 7.285 kecamatan selesai akhir Oktober, konsolidasi akan diturunkan hingga tingkat pimpinan ranting (desa/kelurahan) dan pimpinan anak ranting (RT/RW).

"Setelah keliling ke sejumlah provinsi, kami melihat Hanura sudah on the track. Partai ini tengah menata masa depannya. Hanura punya kompas yang jelas dan terukur, serta time line menuju kemenangan Pemilu 2029," tuturnya.

Wakil Ketua Umum DPP Hanura itu meyakini soliditas kader saat ini jauh lebih siap menghadapi kompetisi politik. Ia meminta seluruh jajaran memanaskan mesin partai dan aktif terjun membantu masyarakat.

"Mudahan-mudahan kalau kami keliling di 27 provinsi lagi, atas izin ketua umum, saya yakin ada perubahan mindset para kader. Saat ini, kami sudah melihat aura positif dan keyakinan diri dari para kader, berpolitik dengan gembira dan tidak ada keraguan," ucapnya.

Rio menekankan pentingnya kepemimpinan yang tegas di tingkat daerah. Ia meminta pimpinan di daerah tidak ragu mengganti pengurus yang pasif.

"Seribu singa yang dipimpin oleh seekor domba, akan kalah melawan seribu ekor domba yang dipimpin seekor singa. Jadi, segera ganti para pemimpin yang bermental domba. Terlebih, para Ketua DPC yang hadir hari ini, para singa Hanura," tegasnya.

Selain itu, pengurus di seluruh jenjang diinstruksikan memasang dan menyosialisasikan logo baru partai hingga ke pelosok. Rio mengingatkan, partai yang dipimpin Oesman Sapta Odang (OSO) ini memiliki modal sosial kuat dengan modal 525 anggota DPRD se-Indonesia.

"Pasang papan logo baru di setiap PAC, nanti akan ada bantuan dari DPP. Pulang dari sini, tebarkan virus optimisme, singa akan keluar kandang mengagetkan publik, Hanura akan menang di Pemilu 2029," tandasnya.

Pada kesempatan sama, Ketua DPD Hanura Bali, Gde Wirajaya Wisna, menyatakan kesiapannya menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan faktual KPU menuju Pemilu 2029. Pihaknya optimistis tidak hanya lolos verifikasi, tetapi juga mampu mengembalikan kejayaan perolehan kursi legislatif.

"Baru sekarang DPP turun memantau, menyonsong kemenangan pemilu, merajut kembali kejayaan partai ke seluruh provinsi. Ini menambah semangat kami untuk meraih target 36 kursi DPRD plus 1 kursi DPR. Target itu realistis. Sebab, Bali pernah jadi basis Hanura, dan kami ingin rebound di Pemilu 2029," tegas Wirajaya. (P-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |