Perkuat Operasi Kemanusiaan, PMI Terus Kirim Logistik untuk Korban Gempa NTT

3 hours ago 1
Perkuat Operasi Kemanusiaan, PMI Terus Kirim Logistik untuk Korban Gempa NTT PMI mengirimkan bantuan untuk korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur(DOK/P,MI)

PALANG Merah Indonesia (PMI) terus memperkuat operasi kemanusiaan membantu masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pengiriman bantuan logistik dilakukan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak.

Hingga saat ini, total sekitar 20 ton barang bantuan PMI yang telah dikirimkan ke NTT. Bantuan tersebut dimobilisasi melalui jaringan pergudangan PMI, mulai dari gudang pusat, gudang regional hingga gudang subregional.

Pengiriman bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan TNI AU. Salah satu pengiriman diberangkatkan dari Gudang Klaster Logistik Nasional di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menggunakan pesawat Boeing A-7305 milik TNI AU.

Selain dari Jakarta, PMI juga melakukan mobilisasi logistik dari gudang regional PMI Pusat di Gresik serta gudang subregional PMI di Kupang dan Mataram. PMI juga mendirikan hub logistik di Labuan Bajo untuk memperkuat sistem distribusi bantuan di wilayah NTT.

Kepala Biro Sarana dan Prasarana Markas PMI Pusat, Ilham Huznul, mengatakan pengiriman logistik tersebut merupakan tindak lanjut arahan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, agar memperkuat operasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak gempa di NTT.

“Menindaklanjuti arahan Ketua Umum PMI Bapak Jusuf Kalla, respon gempa NTT ini operasi besar. Kami terus melakukan mobilisasi logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa di NTT. Sampai saat ini, total sekitar 20 ton barang bantuan PMI telah kami kirimkan secara bertahap,” ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (20/8).

Menurut dia, pengiriman bantuan dilakukan melalui sejumlah titik untuk mempercepat proses mobilisasi dan distribusi.

“Bantuan tidak hanya dikirim dari Gudang Klaster Logistik Nasional di Jakarta dan gudang regional PMI Pusat di Gresik, tetapi kami juga mengoptimalkan gudang subregional PMI di Kupang dan Mataram. Ini kami lakukan agar bantuan dapat lebih cepat bergerak mendekati wilayah yang terdampak,” tambah Ilham.

Ia menjelaskan, pemanfaatan beberapa titik pergudangan menjadi strategi PMI dalam menghadapi kebutuhan operasi kemanusiaan yang cukup luas.

“Jadi, sumber logistik tidak hanya terpusat di Jakarta. Kami mengoptimalkan stok yang tersedia di gudang pusat, regional maupun subregional. Dengan pola ini, kita bisa mengatur mobilisasi dari beberapa titik dan mempercepat pemenuhan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak,” tandasnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |