Permintaan Pasar Dorong Pra-Penjualan Meningkat

6 days ago 3
Permintaan Pasar Dorong Pra-Penjualan Meningkat Pra-penjualan hunian mencapai Rp902 miliar pada semester I 2026.(Dok. LPCK)

KINERJA bisnis pengembang properti menguat pada semester I 2026. PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan pra-penjualan tercatat sebesar Rp902 miliar, meningkat 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp791 miliar.

Capaian tersebut setara dengan 53% dari target pra-penjualan perseroan sepanjang 2026. Kontribusi terbesar berasal dari segmen residensial, khususnya produk rumah tapak yang menyumbang 69% dari total pra-penjualan.

"Pertumbuhan tersebut menunjukkan masih tingginya minat pasar terhadap kawasan hunian terpadu yang dikembangkan LPCK melalui pembangunan Lippo Cikarang Cosmopolis," ungkap Manajemen LPCK melalui keterangan resmi yang diterima, Senin (14/9).

Selain pertumbuhan pra-penjualan, kinerja operasional perseroan juga mengalami penguatan. LPCK mencatat EBITDA sebesar Rp318 miliar pada semester I 2026, dengan margin EBITDA meningkat menjadi 20% dibandingkan 13% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi manajemen, LPCK juga melakukan penguatan struktur tata kelola perusahaan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat (11/9). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Charles Rigoux sebagai komisaris dan mengangkat Ketut Budi Wijaya sebagai komisaris baru.

LPCK menyatakan perubahan susunan manajemen tersebut diharapkan dapat memperkuat strategi perusahaan dalam mengembangkan kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis, yang mencakup sektor hunian, komersial, dan fasilitas pendukung.

Perseroan menargetkan pengembangan kawasan tersebut tetap berfokus pada peningkatan nilai tambah bagi konsumen dan pemangku kepentingan melalui penguatan operasional serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. (Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |