Donald Trump dan Benjamin Netanyahu.(Al Jazeera)
PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan tatap muka pertama mereka sejak serangan Februari lalu di Ruang Oval pada Selasa (28/7) waktu setempat. Pertemuan ini terjadi di tengah keretakan yang semakin lebar antara kedua pemimpin mengenai cara mengelola perang di Iran, lima bulan setelah mereka bersama-sama meluncurkan upaya perubahan rezim.
Perang yang awalnya dijanjikan hanya akan berlangsung selama beberapa minggu kini terus berlarut-larut. Sementara Netanyahu mendesak serangan baru, Trump mulai mencari jalan keluar diplomatik. Situasi semakin memanas setelah Iran melancarkan serangan drone skala besar terhadap pasukan AS di kawasan tersebut pada Selasa malam yang segera memicu respons militer dari Washington.
Ketegangan Diplomatik dan Isu Pickaxe Mountain
Sebelum pertemuan dimulai, Trump sempat menunjukkan kekesalannya terhadap laporan media Israel yang menyebut Netanyahu berencana memamerkan intelijen mengenai aktivitas nuklir Iran di Pickaxe Mountain, situs bawah tanah yang diyakini sebagai tempat perlindungan program nuklir Teheran yang sulit ditembus.
"Saya mendengar Bibi (Netanyahu) mengumumkan hal itu," ujar Trump kepada Fox & Friends. "Saya berkata, 'Mengapa Anda tidak mengatakannya saja kepada saya? Mengapa Anda harus mengumumkannya kepada dunia?'"
Meski demikian, Tzipi Hotovely, kepala diplomasi publik di kantor Netanyahu, mengonfirmasi kepada The Washington Post bahwa isu Pickaxe Mountain pada akhirnya tidak diangkat dalam pertemuan tersebut. Netanyahu sendiri menyebut pertemuan itu luar biasa dan menekankan ada kemitraan penuh untuk memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir.
Tekanan Politik Domestik
Ketegangan antara kedua pemimpin ini juga dipicu oleh tekanan politik di dalam negeri masing-masing:
- Amerika Serikat: Perang semakin tidak populer di kalangan pemilih moderat menjelang pemilihan paruh waktu (midterm) pada November mendatang, terutama karena lonjakan harga energi global akibat gangguan pengiriman di jalur laut vital oleh Iran.
- Israel: Netanyahu menghadapi pemilihan umum pada Oktober. Retaknya hubungan dengan Trump dianggap sebagai ancaman bagi citra politiknya sebagai satu-satunya pemimpin yang mampu mengelola hubungan dekat dengan AS.
Trump bahkan mulai menunjukkan sikap yang lebih tegas terhadap kepentingan Israel. Ia tetap berencana menjual jet tempur F-35 ke Turki dan mempertimbangkan izin pengembangan tenaga nuklir bagi Arab Saudi, meskipun Israel merasa langkah-langkah tersebut dapat memperburuk situasi keamanan mereka.
Kebuntuan Strategi di Teheran
Rezim di Teheran terbukti jauh lebih tahan banting daripada yang diperkirakan Netanyahu sebelumnya. Trump sempat mengeluhkan bahwa serangan intensif Israel terhadap kepemimpinan senior Iran justru membunuh tokoh-tokoh yang diidentifikasi Washington sebagai alternatif moderat potensial.
Di sisi lain, Iran terus memanfaatkan tekanan ekonomi dari harga energi yang tinggi sebagai daya tawar. Meskipun kedua belah pihak memiliki alasan untuk melakukan gencatan senjata--Iran karena tekanan blokade angkatan laut dan AS karena menipisnya stok rudal pertahanan udara--jalur menuju kesepakatan negosiasi tetap sempit.
Pertemuan dengan Zelensky
Selain Netanyahu, Trump juga bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada hari yang sama. Pertemuan ini dilakukan secara tertutup tanpa kehadiran kamera media, perubahan drastis dari gaya Trump yang biasanya menyukai konferensi pers spontan. Langkah ini secara efektif meredam potensi drama publik dan mencegah Netanyahu mendapatkan rekaman televisi yang dibutuhkan untuk kampanye pemilihannya kembali.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan melalui platform X bahwa kedua pertemuan tersebut berlangsung positif dan produktif. Baik Netanyahu maupun Zelensky juga hadir di Washington untuk memberikan penghormatan terakhir pada pemakaman Senator Lindsey Graham, sekutu utama Israel dan pendukung kuat kekuatan militer terhadap Teheran. (I-2)


















































