Pesawat Kargo Jatuh di Miami, Amazon Resmi Hentikan Kerja Sama dengan 21 Air

1 week ago 5
Pesawat Kargo Jatuh di Miami, Amazon Resmi Hentikan Kerja Sama dengan 21 Air Imbas kecelakaan pesawat kargo Boeing 767 di Miami yang menewaskan 5 orang, Amazon memutuskan untuk menghentikan sementara operasional bersama 21 Air LLC.(AFP)

AMAZON mengumumkan penghentian sementara seluruh kegiatan operasionalnya bersama 21 Air LLC pada Minggu waktu setempat. Keputusan ini diambil usai pesawat kargo milik maskapai tersebut mengalami kecelakaan fatal di Miami pada pekan lalu yang menewaskan lima orang.

Juru bicara Amazon, Kelly Nantel, menegaskan aspek keselamatan selalu menjadi fokus utama dalam setiap aktivitas perusahaan, termasuk saat bermitra dengan pihak eksternal.

"Keselamatan selalu menjadi prioritas utama kami, baik dalam operasional internal maupun saat bekerja sama dengan mitra," ujar Kelly Nantel dalam pernyataan resminya.

Nantel menjelaskan bahwa keputusan untuk menangguhkan kerja sama ini diambil setelah perusahaan mengevaluasi situasi di lapangan serta mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung.

"Setelah insiden tragis akhir pekan lalu, kami meluangkan waktu untuk mendukung investigasi dan meninjau sejumlah situasi di sekitarnya. Kami telah memutuskan untuk menghentikan sementara operasional kami dengan 21 Air," kata Nantel.

"Kami akan terus bekerja untuk mendukung proses investigasi dan membantu semua pihak yang terdampak," lanjutnya.

Insiden tragis tersebut terjadi pada 6 September lalu. Pesawat kargo berjenis Boeing 767 tersebut meluncur melebihi batas landasan pacu saat melakukan pendaratan. Pesawat kemudian menabrak sejumlah kendaraan di luar area bandara hingga menyebabkan lima orang di darat tewas.

Sementara itu, dua pilot yang sempat mengalami luka-luka akibat kecelakaan kini dilaporkan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Kepala Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB), Jennifer Homendy, menyampaikan pada Selasa, tim penyidik sedang mendalami data penerbangan serta rekaman suara kokpit pesawat untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.

Berdasarkan data penerbangan awal yang dirilis tim penyidik pada hari Selasa, pesawat tersebut diduga sempat berusaha membatalkan proses pendaratan. Namun, pesawat justru melaju tak terkendali hingga menerobos pagar pembatas bandara dan menghantam dua kendaraan di sekitarnya. (AFP/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |