Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan di Kampung Adat Prai Ijing, permainan tradisional Kagorokana Alu.(MI/HO)
DI tengah hamparan perbukitan Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kampung Adat Prai Ijing terus bersolek tanpa meninggalkan akar tradisinya. Sebagai ruang hidup yang merawat jejak sejarah megalitik, kampung ini menawarkan harmoni antara arsitektur rumah adat beratap menjulang (Umma Kalada) dengan kearifan lokal yang masih terjaga kuat hingga saat ini.
Sebagai salah satu Desa Bakti BCA, Kampung Adat Prai Ijing kini semakin mempertegas posisinya sebagai destinasi wisata budaya unggulan. Melalui pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, potensi lokal dioptimalkan secara berkelanjutan untuk memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga setempat.
Hasilnya mulai terlihat nyata. Sejak mendapatkan pendampingan dari Bakti BCA pada 2024, Kampung Prai Ijing mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang signifikan, yakni mencapai 26% pada akhir 2025. Keberhasilan ini tidak lepas dari penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kelembagaan desa.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai aktor utama.
"Setiap desa memiliki kekayaan dan keunikan yang dapat menjadi kekuatan untuk tumbuh secara berkelanjutan. Melalui pendampingan, BCA ingin mendorong masyarakat untuk menjadi pelaku utama dalam mengelola desanya," ujar Hera.
Pilihan Paket Wisata Autentik
Untuk memudahkan wisatawan dalam mengeksplorasi kekayaan budaya Sumba, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Prai Ijing telah menyusun dua paket wisata unggulan yang terencana dan nyaman:
| Prai Ijing Full Day Tour | 6 - 8 Jam | Rp430.000 | Tur kampung, sejarah arsitektur, permainan tradisional, makan siang lokal, workshop tenun, sewa pakaian adat, souvenir, tiket retribusi, dan pemandu. |
| Prai Ijing Heritage Tour | Maks. 3 Jam | Rp250.000 | Tur sejarah, workshop tenun singkat, snack lokal, sesi foto pakaian adat, pemandu lokal, dan souvenir. |
Menyelami Kehidupan Lokal
Wisatawan tidak hanya sekadar melihat pemandangan, tetapi juga diajak berinteraksi langsung dengan budaya dinamis. Salah satu aktivitas yang menarik adalah mencoba permainan tradisional Kagorokana Alu, sebuah permainan ketangkasan menggunakan bambu yang melambangkan kebersamaan warga.
Selain itu, pengunjung dapat menyaksikan ketelitian para perajin wanita saat menenun kain khas Sumba. Melalui workshop singkat, wisatawan diajarkan proses menata benang hingga menjadi kain indah yang sarat nilai filosofis. Aktivitas ini secara langsung menggerakkan ekosistem UMKM desa, mulai dari penyedia kuliner hingga perajin cenderamata.
Tips Menjelajahi Kampung Adat Prai Ijing:
- Gunakan Pemandu Lokal: Untuk mendapatkan cerita sejarah yang mendalam, sangat disarankan menggunakan jasa pemandu atau mengambil paket wisata resmi.
- Menginap di Homestay: Bagi yang menginginkan pengalaman lebih imersif, tersedia paket homestay seharga Rp300.000 per orang/malam (sudah termasuk makan 3x sehari).
- Siapkan Kamera: Setiap sudut kampung, mulai dari lanskap perbukitan hingga detail rumah adat, sangat estetik untuk diabadikan.
(Z-1)


















































