Pesepak bola Timnas Indonesia Marselino Ferdinan (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Timnas Mozambik Valter Antonio Dauce Nhacussa (kanan) dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (9/6/2026(. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/bay/nym.)
GELANDA timnas Indonesia Marselino Ferdinan masih belum dapat dipastikan untuk ikut pertandingan Indonesia vs Kamboja di ASEAN Championship Cup atau Piala AFF 2026 akibat cedera. Pesatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSS) menunggu hasil observasi mendalam dari tim medis setelah mengalami cedera pada sesi latihan terakhir menjelang laga kontra Kamboja di A
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan bahwa pemain yang akrab disapa Lino itu telah menjalani pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Hingga saat ini, tim dokter masih terus memantau perkembangan sang pemain dengan harapan ia bisa segera kembali merumput bersama skuad Garuda.
"Lino perlu saya sampaikan memang di latihan terakhir dia sedikit ada persoalan, dan kami tim dokter sedang mengobservasi berdasarkan MRI yang tadi pagi dilakukan. Mudah-mudahan dalam waktu yang dekat bisa kembali berlatih dengan tim," kata Sumardji di sela latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senayan, Minggu (26/7).
Sumardji menegaskan bahwa penanganan intensif terus diberikan agar proses pemulihan cedera mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut berjalan optimal. Tim medis pun menaruh perhatian penuh terhadap situasi ini.
"Yang pasti, kami tim dokter akan memantau perkembangan Lino agar supaya Lino bisa mendapatkan perhatian terkait dengan cedera yang dialami ketika latihan terakhir kemarin," ujarnya.
Mengenai peluang Marselino untuk diturunkan dalam laga perdana melawan Kamboja, Sumardji menyebut kansnya masih berimbang. Pihak timnas tidak ingin gegabah melempar sang pemain ke lapangan tanpa adanya rekomendasi medis yang jelas.
"Ya 50-50 lah kalau Lino. Karena namanya cedera dalam pantauan tim dokter, setelah ada MRI sehingga upaya-upaya untuk percepatan kita upayakan. Tetapi kembali lagi bahwa kalau berkaitan dengan soal cedera itu tidak bisa dituntut untuk selesai dalam waktu yang singkat. Semua kan butuh progres," ucapnya.
Lebih lanjut, Sumardji mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan sang gelandang. Menurutnya, pemain berusia 22 tahun tersebut merasa sangat terpukul lantaran cedera itu datang di saat dirinya memiliki motivasi dan hasrat yang besar untuk berjuang membela negara.
"Kalau namanya pemain ketika punya keinginan yang kuat, didasari dari hati kepingin membantu, kepingin berjuang untuk Timnas ini, pada saat akhir ada sesuatu, ada cedera tentu kan kecewa," katanya.
Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan melakoni laga Grup A ASEAN Championship Cup atau Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, pada Senin (27/7). (H-4)


















































