Polda Metro Jaya Periksa 27 Saksi Kasus Kematian Sutrimo 

1 month ago 9
Polda Metro Jaya Periksa 27 Saksi Kasus Kematian Sutrimo  Petugas membawa peralatan untuk proses ekshumasi jenazah Sutrimo yang diduga mantan kepala rumah tangga eks Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah, di Desa Wlahar, Wangon, Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). Proses ekshumasi tersebut dilakukan oleh tim(ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/hma)

POLDA Metro Jaya telah memeriksa 27 orang saksi terkait kasus kematian seorang pria bernama Sutrimo di depan klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan pemeriksaan bagian dari perkembangan terbaru.

Adapun saksi-saksi yang diperiksa yakni enam pengemudi ambulans dengan rincian dua pengemudi ambulans P3D, dua pengemudi yang menjemput korban dari lokasi kejadian ke RS Muhammadiyah, dua pengemudi yang mengantar jenazah dari RS Muhammadiyah ke Banyumas, serta satu pengemudi ambulans lainnya.

"‹Penyidik juga memeriksa tiga pihak rumah sakit yang terdiri atas dua petugas keamanan dan satu dokter, dua petugas pemandi jenazah, tujuh saksi di sekitar lokasi kejadian, tiga orang anggota keluarga almarhum, satu orang teman almarhum, serta satu orang perangkat desa," papar Budi di Jakarta, Rabu (19/8).

Penyidik turut meminta keterangan terkait dengan laporan di Bareskrim Polri. Pasalnya Kasus ini melibatkan dua laporan polisi, yakni di Bareskrim Polri dan Polresta Banyumas.

Budi menegaskan bahwa proses penyidikan masih berlangsung. Penyidik belum menetapkan tersangka karena masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik terkait proses ekshumasi jenazah atau pembongkaran makam Sutrimo.

"Hasil analisis Laboratorium Forensik tersebut diperkirakan keluar dalam kurun waktu satu hingga dua minggu sejak digelarnya proses ekshumasi, sebagaimana diestimasikan oleh Kepala Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Karodokpol) Brigjen Pol. Dr. Sumy Hastry Purwanti," papar dia.

Perhimpunan Dokter Forensik dan Medikolegal Indonesia (PDFMI) menurunkan tim gabungan lintas disiplin ilmu untuk melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Sutrimo yang diekshumasi di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8). (Ant/H-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |