Prabowo: Pelaku Karhutla harus Diberi Sanksi Pidana

3 days ago 3
 Pelaku Karhutla harus Diberi Sanksi Pidana Presiden Prabowo Subianto meninjau karhutla.(Antara)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memberantas pelaku pembakaran hutan dan lahan (karhutla). Presiden meminta tindakan tegas diberikan kepada perusahaan yang terbukti terlibat, di mana sanksi tidak hanya berhenti pada pencabutan izin usaha, tetapi juga mencakup penelusuran unsur pidana.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas secara hibrida mengenai penanganan berbagai bencana di Indonesia dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9). Dalam pertemuan itu, Kepala Negara menanggapi laporan Kapolri mengenai dugaan pembakaran sengaja serta indikasi keterlibatan puluhan korporasi dalam kasus karhutla.

Sanksi Keras dan Pencabutan Izin

Prabowo menekankan bahwa perusahaan yang terbukti melanggar berdasarkan hasil analisis konteks saat ini harus ditindak tanpa kompromi. Terlebih bagi korporasi yang sebelumnya sudah pernah menerima sanksi namun kembali melakukan pelanggaran serupa.

"Jadi semua tadi yang dinilai oleh Kapolri, diverifikasi yang melanggar, kita akan bertindak dengan keras. Apalagi yang sudah diberi sanksi tahun-tahun yang dulu, kalau sekarang masih dia melanggar, berarti tidak ada jalan lain, kita harus cabut semua izin-izinnya," tegas Prabowo sebagaimana dikutip pada Kamis (17/9).

Ia meminta agar proses pencabutan izin segera dilakukan tanpa ada kelonggaran bagi pihak yang sudah jelas bertanggung jawab atas kebakaran lahan. "Dan bila perlu setelah dicabut, tetap kita selidiki unsur pidananya. Tidak ada ampun mulai sekarang," lanjutnya.

Instruksi Kapolri untuk Usut Tuntas

Selain tindakan administratif, Presiden menginstruksikan Kapolri untuk mengerahkan seluruh kekuatan jajarannya guna mengusut tuntas dugaan pelanggaran tersebut. Penyelidikan mendalam diperlukan agar setiap pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

"Kapolri saya minta all out. Saya minta kerahkan instansi yang di bawah kalian. Selidiki sedalam-dalamnya dan kita tindak. Kita tidak bisa lagi toleransi soal ini," ujar Presiden.

Mitigasi dan Solusi Menyeluruh

Di samping penegakan hukum, Prabowo mengingatkan jajaran pemerintah untuk tetap waspada mengingat potensi kerawanan karhutla diprediksi masih tinggi dalam satu setengah bulan ke depan. Ia meminta adanya langkah antisipasi dan solusi yang lebih komprehensif.

"Kita harus punya stamina, ketahanan. Tadi sudah dilaporkan satu setengah bulan ke depan masih cukup rawan, tapi kita sekarang akan mencari langkah-langkah solusi menyeluruh," jelasnya.

Situasi saat ini, menurut Presiden, harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat sistem mitigasi di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya persiapan yang lebih masif dan koordinasi yang lebih efektif dalam pengendalian kebakaran hutan.

"Persiapan kita harus lebih masif, dan penanganan-penanganan yang akan datang saya yakin akan lebih baik dari pengalaman kita sekarang. Saya tekankan bahwa masalah kebakaran hutan ini harus kita benar-benar kendalikan," pungkasnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |