Penanganan kebakaran lahan di Papua Tengah.(Dok BNPB)
PRESIDEN Prabowo Subianto meminta pasokan oksigen segera diperkuat untuk mendukung penanganan dampak karhutla di Riau. Pemerintah diminta mengirim sedikitnya 500 unit dan menambah cadangan apabila kebutuhan di lapangan meningkat.
Arahan tersebut disampaikan Prabowo dalam rapat koordinasi penanggulangan karhutla di Posko Aju Provinsi Riau, Pekanbaru, Senin (24/8).
"Jadi prioritaskan oksigen. Kirim 500 segera ya. Kalau perlu tambahin lah, 700 lah biar cadangan. Ada lagi tambahan?" kata Prabowo.
Permintaan tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap dampak karhutla yang tidak hanya berkaitan dengan luasan lahan terbakar, tetapi juga kondisi masyarakat yang terdampak asap.
Penguatan pasokan oksigen dilakukan bersamaan dengan berbagai langkah penanganan di lapangan. Pemerintah sebelumnya telah menyiapkan personel, peralatan pemadaman, hingga fasilitas pendukung untuk menghadapi kondisi darurat akibat karhutla.
Prabowo meminta kebutuhan masyarakat tetap menjadi perhatian selama operasi penanggulangan berlangsung. Penanganan tidak hanya diarahkan untuk mengendalikan sumber kebakaran, tetapi juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan dukungan ketika kondisi udara memburuk.
Instruksi tersebut disampaikan setelah Prabowo mendengar laporan berbagai unsur mengenai perkembangan penanganan karhutla di Riau. Pemerintah daerah dan aparat diminta memastikan kebutuhan yang bersifat mendesak segera ditindaklanjuti.
Penguatan cadangan oksigen diharapkan dapat mengantisipasi kebutuhan apabila dampak kabut asap terhadap masyarakat meningkat, terutama di wilayah yang berada dekat dengan lokasi kebakaran. (E-4)


















































