Prabowo Sebut Lulusan IPDN Jadi Penggerak Utama Birokrasi Ekonomi Indonesia 2050

4 hours ago 4
Prabowo Sebut Lulusan IPDN Jadi Penggerak Utama Birokrasi Ekonomi Indonesia 2050 Tangkapan layar - Presiden RI Prabowo Subianto memberikan amanat dalam pelantikan pamong praja muda angkatan ke-33 IPDN di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7/2026).(ANTARA/HO-YouTube/Aditya Ramadhan)

PRESIDEN Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menargetkan para Pamong Praja Muda Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi penggerak utama birokrasi tatkala Indonesia diproyeksikan menembus empat besar kekuatan ekonomi dunia.

"Dua puluh lima tahun yang akan datang saudara-saudara yang akan menjalankan pemerintahan yang sebenarnya," ujar Presiden Prabowo Subianto saat memberikan amanat dalam pelantikan Pamong Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Presiden mengungkapkan, jajaran pakar dunia meramalkan posisi perekonomian Indonesia dalam 25 tahun mendatang bakal melampaui negara-negara maju seperti Prancis, Jerman, dan Inggris.

Menurut Kepala Negara, para aparatur muda yang baru dilantik tersebut kelak memegang posisi kepemimpinan strategis, mulai dari gubernur hingga pejabat tinggi pemerintahan, saat cita-cita besar bangsa tersebut terealisasi.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi perekonomian raksasa berkat bentangan wilayah yang luas serta ditunjang jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.

Kendati demikian, Prabowo mengingatkan bahwa gagasan besar serta rancangan kebijakan terbaik pemerintah dapat kandas di tengah jalan apabila tidak dieksekusi secara sungguh-sungguh oleh birokrat di lapangan.

"Saudara adalah penggerak birokrasi pemerintahan, penentu keberhasilan pembangunan di lapangan," tegas Prabowo.

Oleh sebab itu, seluruh pimpinan pemerintahan saat ini terus bekerja keras membuka jalan serta menyiapkan para lulusan pamong praja sebagai penerus untuk menjaga keutuhan Republik Indonesia.

Di akhir amanatnya, Presiden berpesan kepada seluruh pamong praja muda untuk senantiasa memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam menjalankan tugas pelayanan publik di daerah.

Ia menekankan agar para aparatur baru ini bekerja rendah hati, tidak sombong, serta senantiasa mengutamakan kepentingan rakyat kecil di atas kepentingan pribadi maupun golongan. (Ant/P-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |