Presiden Prabowo Subianto di Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD di Jakarta, Jumat (14/8).(Dok. YouTube Sekretariat Presiden)
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan teguran keras terhadap praktik birokrasi yang berbelit-belit dan korup dalam pidatonya di Sidang Tahunan MPR serta Sidang Bersama DPR dan DPD di Jakarta, Jumat (14/8). Ia menegaskan bahwa inefisiensi birokrasi merupakan hambatan utama pembangunan yang membuat program pemerintah sering kali tidak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Birokrasi yang tidak efisien, birokrasi yang korup akan menghancurkan suatu bangsa. Negara harus memudahkan rakyat, bukan mempersulit," tegas Prabowo. Ia meminta seluruh jajaran birokrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk segera berbenah dan berhenti menggunakan jabatan demi kepentingan pribadi, keluarga, atau kelompok tertentu.
Prabowo menekankan bahwa persoalan ini harus diakui secara terbuka dan diberantas, bukan ditutup-tutupi. Menurutnya, di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, upaya menyembunyikan kebobrokan birokrasi sudah tidak lagi relevan. Ia menuntut adanya kesamaan sikap dari seluruh elite politik untuk menghadapi tantangan ini secara nyata.
Kritik tersebut juga ditujukan secara spesifik kepada pemerintah daerah, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten. Presiden meminta para pejabat untuk lebih sering turun ke lapangan dan mendengar langsung keluhan warga.
"Tanya rakyat, dengarkan suara rakyat. Mereka yang pertama menyampaikan bahwa sering program-program tidak sampai ke rakyat," lanjutnya.
Dalam pidatonya, Prabowo mengaitkan masalah birokrasi dengan pemenuhan kebutuhan dasar, seperti sektor pertanian. Ia mencontohkan kesulitan petani dalam mendapatkan pupuk dan jatuhnya harga gabah akibat aturan yang rumit. Baginya, bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri tanpa hambatan administratif yang tidak perlu.
Sebagai penutup, Presiden mengingatkan bahwa birokrasi seharusnya menjadi instrumen pelayanan yang memudahkan hak rakyat. Ia menyerukan persatuan para pemimpin untuk memastikan birokrasi bekerja efektif dan berani membenahi aturan yang selama ini menghambat kemajuan masyarakat. (Z-10)















































