Presiden Prabowo Subianto.(Dok. YouTube Sekretariat Presiden)
PRESIDEN Prabowo Subianto menjelaskan alasan utama pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI) adalah untuk mengumpulkan lulusan terbaik dari berbagai kampus dengan tingkat IQ tertinggi. Para lulusan ini nantinya akan dipersiapkan secara khusus untuk mengisi posisi strategis di kementerian, lembaga, dan aparatur negara.
Dalam wawancara khusus di kediamannya di Hambalang, Bogor, yang disiarkan Kamis (17/9), Presiden menegaskan bahwa URI merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemerintahan. Fokus utama lembaga ini mencakup perbaikan sistem rekrutmen, evaluasi, pembinaan, hingga persiapan calon pejabat.
"Kita testing yang terbaik dari setiap lulusan semua universitas. Tiap tahun, IQ yang tertinggi itu yang kita kumpulkan dan ini yang akan kita siapkan di situ (URI). Jadi, ini salah satu upaya kita," ujar Presiden Prabowo, dilansir dari Antara, Kamis (17/9).
Presiden menambahkan bahwa URI akan menjadi payung bagi sejumlah lembaga pengembangan kepemimpinan dan administrasi yang sudah ada. Salah satunya adalah Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang rencananya akan diperbarui (revamp) dan ditempatkan di bawah ekosistem URI.
Selain menjaring lulusan baru, URI dirancang sebagai tempat pendidikan khusus bagi calon pemimpin daerah dan pejabat eselon. Prabowo mempertimbangkan pembentukan akademi khusus untuk gubernur, bupati, hingga direktur jenderal (dirjen) agar mereka mendapatkan pembekalan yang matang sebelum menjabat.
"Akademi Gubernur, Akademi Bupati, dan sebagainya, mungkin di bawah URI juga, dan juga mungkin Akademi Dirjen. Sebelum dia masuk jabatan harus digembleng," tegasnya. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan sinkronisasi yang lebih baik antara pemerintah pusat dan daerah.
Presiden juga menyoroti pentingnya integritas birokrasi. Ia menekankan tidak boleh ada lagi pejabat atau birokrat yang merasa tidak tersentuh (untouchable) atau tidak sinkron dengan kebijakan pimpinan. Melalui URI, diharapkan lahir pejabat yang memiliki kemampuan mumpuni dan integritas tinggi.
Universitas Republik Indonesia sendiri telah dibentuk sejak Juli 2026. Saat ini, posisi Gubernur URI dijabat oleh Donny Ermawan Taufanto, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan, didampingi oleh Profesor Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur URI. (Ant/Z-10)


















































