Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam groundbreaking hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, CILACAP -- Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan kekayaan sumber daya alam Indonesia harus dikelola secara mandiri dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat.
Menurut Prabowo, sejarah menunjukkan Indonesia sejak lama menjadi incaran kekuatan global karena kekayaan alamnya yang melimpah. Namun, tanpa pengelolaan yang kuat, kekayaan tersebut justru tidak memberikan manfaat optimal bagi bangsa sendiri.
“Kekuatan-kekuatan besar dunia datang ke Nusantara ratusan tahun lalu karena kita kaya. Mereka datang untuk menguasai kekayaan kita, menguasai rantai perdagangan, dan sumber daya itu sendiri,” ujar Prabowo dalam groundbreaking hilirisasi nasional tahap II di Cilacap, Rabu (29/4/2026).
Ia menegaskan, bangsa yang ingin benar-benar merdeka harus berani dan mampu menguasai sumber daya alamnya. Tanpa keberanian tersebut, kekayaan alam tidak akan berbanding lurus dengan kesejahteraan rakyat.
“Bangsa yang ingin merdeka dan tetap merdeka harus berani dan mampu menguasai sumber dayanya. Harus berani dulu, baru mampu,” tegasnya.
Prabowo menilai selama ini Indonesia belum sepenuhnya menikmati hasil dari kekayaan alamnya. Sebagian besar nilai tambah justru dinikmati di luar negeri karena komoditas masih banyak diekspor dalam bentuk mentah.
“Kita tidak mau kekayaan bangsa ini terus mengalir ke luar negeri. Kekayaan Indonesia harus berada di tangan bangsa Indonesia dan dinikmati oleh rakyat Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan sumber daya alam tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga menyangkut kedaulatan bangsa dalam menentukan arah pembangunan.
Karena itu, pemerintah mendorong penguatan pengelolaan sumber daya alam berbasis nilai tambah di dalam negeri agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.
Dengan pengelolaan yang tepat, Prabowo meyakini kekayaan alam Indonesia dapat menjadi fondasi utama dalam mendorong kemakmuran nasional dan memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

3 hours ago
2
















































