Petugas gabungan membawa seorang korban Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8 setelah dievakuasi di Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (14/9/2026).(Antara/Asprilla Dwi Adha)
PRESIDEN RI Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban dan keluarga korban kecelakaan kapal KM Virgo yang terjadi di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden di sela peresmian LRT Jalur Kelapa Gading-Manggarai di Stasiun Manggarai, Jakarta, pada Rabu (16/9).
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah terus mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. Ia menekankan pentingnya empati kolektif terhadap warga yang sedang tertimpa bencana.
"Dalam kesempatan ini tentunya kita selalu ingat saudara-saudara kita yang mengalami musibah, yang terakhir kapal Virgo di Banjarmasin. Dan kita selalu berdoa agar keluarga yang ditinggal diberi ketabahan, keteguhan," ujar Presiden Prabowo sebagaimana dipantau melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.
Investigasi dan Mitigasi Masa Depan
Selain menyampaikan duka cita, Kepala Negara menegaskan komitmen pemerintah untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan tersebut. Presiden telah menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan investigasi mendalam terhadap insiden KM Virgo.
Hasil investigasi ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi strategis guna memperkuat upaya mitigasi kecelakaan laut di masa mendatang. Presiden berharap langkah-langkah terbaik dapat diambil agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
"Kita terus akan melakukan investigasi, meneliti apa sebab dan kejadian tersebut supaya di masa depan kita lebih bisa mitigasi dan bisa mengambil langkah-langkah yang terbaik," tegasnya.
Penanganan Bencana Nasional
Presiden Prabowo juga menyoroti tantangan bencana alam yang masih dihadapi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. Ia memastikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga tingkat kabupaten/kota terus berjalan solid.
Berikut adalah poin-poin utama arahan Presiden terkait penanganan musibah dan bencana:
| Kecelakaan KM Virgo | Investigasi penyebab dan evaluasi prosedur keselamatan laut. |
| Bencana Alam Daerah | Kolaborasi lintas instansi (Pusat, Provinsi, Kabupaten) untuk penanganan cepat. |
| Mitigasi | Penguatan langkah preventif berdasarkan data hasil penelitian lapangan. |
Presiden menutup pernyataannya dengan mengapresiasi kerja sama seluruh instansi yang telah terbukti bekerja keras dalam menghadapi berbagai tantangan dan kesulitan yang dialami masyarakat di lapangan. (Ant/I-1)


















































