Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Kubu Raya Kalimantan Barat

1 month ago 16
Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Kubu Raya Kalimantan Barat Presiden Prabowo tinjau langsung karhutla di Kubu Raya Kalbar.(Tangkapan Layar/Metro TV)

PRESIDEN Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8). Langkah ini diambil guna memastikan penanganan di lapangan berjalan efektif dan terkoordinasi.

Peninjauan lapangan tersebut dilakukan sesaat setelah Presiden memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla. Rapat tersebut melibatkan pimpinan kementerian/lembaga serta pemerintah daerah guna membedah kondisi terkini dan tantangan pemadaman di wilayah Kalimantan Barat.

Pantauan Lapangan dan Dialog dengan Petugas

Berdasarkan siaran langsung Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo tampak berjalan menyisir kawasan yang masih diselimuti asap tipis. Ia meninjau langsung beberapa titik api yang telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan.

Di lokasi, Presiden juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog singkat dengan para petugas yang masih berjibaku memadamkan sisa-sisa api. Presiden memberikan apresiasi sekaligus menanyakan kendala teknis yang dihadapi personel di garda terdepan.

Daftar Pejabat Pendamping Peninjauan:

  • Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara)
  • Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri)
  • Jenderal TNI Agus Subiyanto (Panglima TNI)
  • Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (Kapolri)
  • Mayor Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)

Instruksi Tegas Presiden

Dalam rapat sebelumnya, Presiden Prabowo meminta seluruh jajaran terkait untuk memaparkan data dan kondisi nyata di lapangan tanpa ada yang ditutupi. Hal ini bertujuan agar langkah penanganan yang diambil sesuai dengan situasi faktual di Kalimantan Barat.

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh delapan pimpinan kementerian/lembaga pusat serta 10 pimpinan pemerintah daerah, yang terdiri dari unsur Gubernur, Kapolda, Pangdam, Basarnas, BMKG, hingga perwakilan BNPB daerah.

Presiden menekankan tiga poin utama dalam arahannya:

  1. Kecepatan Respons: Penanganan harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi antarinstansi.
  2. Ketegasan Aturan: Pemerintah daerah diminta tegas dalam menerapkan aturan hukum terkait pembakaran hutan di wilayah masing-masing.
  3. Penguatan Pencegahan: Menekankan langkah preventif agar siklus kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang setiap tahunnya.
  • Pemadaman sisa api
  • Penerapan aturan daerah
  • Langkah preventif berkelanjutan
Aspek Penanganan Detail Arahan Presiden
Lokasi Prioritas Desa Limbung, Kubu Raya, Kalimantan Barat
Metode Kerja Orientasi lapangan dan koordinasi lintas sektoral
Fokus Utama

Presiden berharap dengan turunnya seluruh kekuatan kementerian dan lembaga teknis, titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat dapat segera terkendali sehingga dampak asap tidak merugikan kesehatan masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah. (Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |