Profil Suahasil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

6 days ago 3
Profil Suahasil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri).(Antara/Sulthony Hasanuddin)

PRESIDEN Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (14/9/2026).

Suahasil bukan merupakan sosok asing di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Sebelum dipercaya memimpin kementerian tersebut, ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan pada periode 2019 hingga 2024. Selain itu, ia juga pernah mengemban amanah sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu.

Latar Belakang Pendidikan dan Akademisi

Lahir di Jakarta pada 23 November 1970, pria yang akrab disapa Sua ini memiliki rekam jejak akademik yang kuat di bidang ekonomi. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1994.

Suahasil kemudian melanjutkan studi ke Amerika Serikat dan memperoleh gelar magister dari Cornell University pada 1997. Pendidikan tertingginya diselesaikan di University of Illinois at Urbana-Champaign, di mana ia meraih gelar Doctor of Philosophy (Ph.D) di bidang ekonomi pada tahun 2003.

Karier profesionalnya dimulai sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sejak 1999. Dedikasinya di dunia pendidikan membawanya meraih gelar Guru Besar di bidang Ilmu Ekonomi pada tahun 2009. Di lingkungan UI, ia pernah menjabat berbagai posisi strategis, antara lain:

  • Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005)
  • Kepala Lembaga Demografi (2005-2008)
  • Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009-2013)

Kontribusi dalam Kebijakan Publik

Keterlibatan Suahasil dalam perumusan kebijakan publik di Indonesia sudah berlangsung lama. Ia tercatat pernah menjadi anggota Tim Asistensi Menteri Keuangan bidang Desentralisasi Fiskal (2009_2011) dan Wakil Ketua Komite Pengawas Pelaksanaan Otonomi Daerah (2009-2015).

Selain itu, ia berperan sebagai Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (2010-2015) serta menjadi Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (2013-2014).

Fokus Tugas sebagai Menteri Keuangan

Usai pelantikan, Suahasil mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo memberikan mandat khusus kepadanya untuk memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional.

"Tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan APBN terus menumbuhkan dan menstabilkan ekonomi kita," ujar Suahasil saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (14/9).

Ia menekankan bahwa APBN harus memberikan manfaat maksimal bagi seluruh masyarakat Indonesia melalui berbagai instrumen, mulai dari konsumsi masyarakat, investasi, hingga belanja pemerintah. Suahasil juga menyoroti pentingnya dukungan APBN terhadap kegiatan ekspor sebagai motor pertumbuhan ekonomi.

"APBN harus bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan," tegasnya. (I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |