Sinergi program Empower bersama tiga mitra organisasi.(MI/M Taufan SP Bustan)
SAVE the Children (StC) bersama Cargill memberikan piagam apresiasi kepada tiga organisasi mitra pelaksana Program EMPOWER, yakni Yayasan Panorama Alam Lestari (YPAL), Lembaga Pemberdayaan Perempuan (LPP), dan Yayasan Wajo.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen dalam menyukseskan implementasi Program EMPOWER di wilayah Sulawesi.
Penyerahan piagam berlangsung dalam kegiatan Lokakarya Pembelajaran Program EMPOWER bertajuk “Membangun Masa Depan Kakao Berkelanjutan: Sinergi Lintas Sektor untuk Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Komunitas di Sulawesi” yang digelar di salah satu hotel di Kota Palu, Kamis (20/8).
Kegiatan ini dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Tengah, perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bappenas, pemerintah provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, pemerintah kabupaten Poso, Bone, Soppeng, dan Wajo, serta organisasi masyarakat sipil, pelaku rantai pasok kakao, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Direktur Humanitarian dan Program Operation Save the Children Indonesia, Fadli Usman, mengatakan Program EMPOWER dirancang untuk mengatasi persoalan pekerja anak di komunitas penghasil kakao melalui pendekatan yang melibatkan berbagai pihak.
“Program EMPOWER bertujuan mengatasi pekerja anak di komunitas penghasil kakao melalui penguatan sistem perlindungan anak berbasis masyarakat, dukungan terhadap mata pencaharian, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda,” ujar Fadli.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tidak terlepas dari dukungan para mitra lokal yang selama ini berperan aktif mendampingi masyarakat di wilayah sasaran. Karena itu, pemberian piagam apresiasi menjadi bentuk penghargaan atas kolaborasi yang telah terjalin sekaligus motivasi untuk terus memperkuat upaya perlindungan anak dan pemberdayaan komunitas.
Fadli menambahkan, lokakarya pembelajaran ini menjadi wadah untuk membagikan berbagai capaian, praktik-praktik baik, serta pembelajaran selama implementasi Program EMPOWER.
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan sistem perlindungan anak berbasis masyarakat di kawasan sentra produksi kakao.
Melalui forum ini, para peserta juga berdiskusi mengenai pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan rantai pasok kakao yang berkelanjutan, bebas dari pekerja anak, sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga petani melalui penguatan ekonomi, pemberdayaan perempuan, dan pelibatan generasi muda.
Save the Children bersama Cargill berharap kolaborasi yang telah dibangun bersama pemerintah, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, dan komunitas lokal dapat terus diperkuat sehingga manfaat Program EMPOWER dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perlindungan anak serta pembangunan komunitas penghasil kakao di Sulawesi. (TB/E-4)













































