Purbaya Buka Suara soal Isu Konflik Internal di Kemenkeu

5 days ago 2
Purbaya Buka Suara soal Isu Konflik Internal di Kemenkeu Mantan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.(MI/Insi Nantika Jelita)

MANTAN Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan klarifikasi terkait isu konflik internal di lingkungan Kementerian Keuangan yang dikabarkan menjadi pemicu pencopotan dirinya. Isu perselisihan tersebut mencuat menyusul kebijakan perombakan sekitar 300 pejabat di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Kabar yang beredar menyebutkan adanya ketidaksepakatan dari Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama terhadap nama-nama pejabat yang ditunjuk Purbaya. Namun, Purbaya secara tegas membantah adanya gesekan yang berujung pada pergantian posisi bendahara negara tersebut.

"Enggak, enggak ada. Gesekan sih enggak ada," kata Purbaya usai menghadiri serah terima jabatan (sertijab) kepada Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara, di Jakarta, Selasa (15/9).

Meski membantah adanya konflik terbuka, Purbaya mengakui bahwa dinamika perombakan pejabat di internal kementerian memang memiliki keterkaitan dengan keputusan pencopotannya. "Sebagian ada. Sebagian iya," ungkapnya singkat tanpa merinci lebih lanjut poin permasalahan yang dimaksud.

Purbaya menegaskan bahwa pergantian menteri merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto. Ia mengaku tidak mempermasalahkan masa jabatannya yang hanya berlangsung sekitar satu tahun, karena hal tersebut sesuai dengan komitmen awal yang telah disepakati.

Senada dengan Purbaya, Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama turut menepis kabar miring mengenai perselisihan internal tersebut. Djaka menyebut informasi adanya konflik antara dirinya dengan Purbaya terkait mutasi pejabat adalah tidak berdasar.

"Kata siapa? Ngarang-ngarang aja. Siapa bilang? Enggak benar, bohong," tegas Djaka saat dikonfirmasi wartawan di lokasi yang sama.

Djaka berharap, dengan kepemimpinan Suahasil Nazara, jajaran Kementerian Keuangan dapat kembali fokus pada tugas utama. Ia menekankan pentingnya soliditas internal untuk menjaga stabilitas pengelolaan APBN ke depan. (Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |