eks Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.(MI/Insi N J)
SATU jam sebelum pelantikan Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa masih menjalankan tugasnya dengan memimpin rapat gabungan bersama DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/9).
Rapat tersebut membahas sejumlah isu terkait Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), alokasi Transfer ke Daerah (TKD), serta berbagai kebijakan keuangan negara lainnya. Purbaya berada di Kompleks Parlemen sejak sekitar pukul 10.15 WIB hingga meninggalkan lokasi pada pukul 14.35 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya mengenakan batik lengan panjang dengan motif dominan biru tua yang dipadukan dengan corak biru muda dan putih. Kehadirannya di Kompleks Parlemen menjadi salah satu agenda terakhir Purbaya sebelum pergantian Menteri Keuangan diumumkan.
Saat berada di Kompleks Parlemen, Media Indonesia sempat menanyakan isu reshuffle kepada Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan. Namun, pihak Kemenkeu mengaku belum mengetahui adanya informasi mengenai pergantian Menteri Keuangan.
Informasi mengenai pelantikan Menteri Keuangan baru kemudian beredar melalui broadcast WhatsApp. Presiden Prabowo Subianto diketahui melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9), pukul 15.25 WIB.
Usai mendapatkan informasi tersebut, awak Media Indonesia bergegas menuju Kantor Kementerian Keuangan untuk mengikuti agenda kedatangan Menteri Keuangan yang baru.
Sekitar pukul 16.40 WIB, Suahasil tiba di Kantor Kementerian Keuangan. Kedatangannya disambut oleh sejumlah pejabat eselon I Kemenkeu, di antaranya Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama dan lainnya.
Kedua pejabat tersebut terlihat menyambut kedatangan Suahasil dengan senyum. Suasana penyambutan semakin meriah ketika Suahasil memasuki aula Kantor Kementerian Keuangan.
Para pegawai Kementerian Keuangan menyambut Suahasil dengan tepuk tangan. Sambutan tersebut terdengar hingga area lantai dua aula, menandai dimulainya tugas Suahasil sebagai Menteri Keuangan yang baru.
Dalam kesempatan tersebut, Suahasil mengungkapkan bahwa dirinya mendapat arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga keuangan negara dan memastikan APBN tetap kredibel hingga akhir masa Kabinet Merah Putih 2024-2029.
Suahasil mengatakan Presiden memberikan tugas kepadanya untuk melanjutkan pemerintahan sebagai Menteri Keuangan dengan memastikan APBN mampu mendukung pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional. “Tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan APBN terus menumbuhkan dan menstabilkan ekonomi kita,” ujar Suahasil.
Menurut Suahasil, APBN juga harus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Indonesia. Hal tersebut dapat dilakukan melalui berbagai komponen perekonomian, mulai dari konsumsi masyarakat, investasi, hingga belanja pemerintah.
Selain itu, dia menilai APBN perlu terus mendukung kegiatan ekspor yang menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi. Karena itu, pengelolaan keuangan negara harus diarahkan agar memberikan dampak yang luas bagi perekonomian. “APBN harus bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” tegasnya.
Suahasil juga meminta seluruh jajaran Kementerian Keuangan melanjutkan pekerjaan yang selama ini telah berjalan. Dia menegaskan tidak ingin terjadi perubahan yang justru mengganggu pelaksanaan tugas dan fungsi kementerian.
Menurutnya, seluruh jajaran Kementerian Keuangan telah memahami tanggung jawab masing-masing. Karena itu, dia meminta seluruh pegawai tetap bekerja untuk menjaga kredibilitas institusi dan keuangan negara. “Ini adalah melanjutkan pekerjaan Kementerian Keuangan, bukan masalah berubah-ubah,” katanya. (Ins/P-3)


















































