Putin Klaim Serangan Ukraina tak Ubah Situasi di Medan Perang

4 weeks ago 15
Putin Klaim Serangan Ukraina tak Ubah Situasi di Medan Perang Presiden Rusia Vladimir Putin.(Anadolu)

PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyatakan Ukraina dan negara-negara Barat yang mendukung Kyiv tidak mendapatkan keuntungan dalam menghadapi Rusia. Ia bahkan menegaskan bahwa Ukraina dan para pendukungnya tidak akan pernah mampu mengalahkan Moskow.

Dalam wawancara dengan Vesti pada Sabtu (22/8), Putin mengatakan Kyiv telah membuka kotak Pandora setelah melancarkan serangan terhadap sasaran sipil Rusia. Menurut dia, serangan tersebut kemudian dibalas oleh Moskow.

Putin menyebut upaya Kyiv dan para pemimpin Barat untuk mengalahkan Rusia dalam waktu 40 hari sebagai petualangan lain. Ia menuding Ukraina dan negara-negara Barat telah lama menginginkan kehancuran Rusia dan berulang kali menyampaikan keinginan tersebut.

Menurut Putin, serangkaian serangan Ukraina memang menimbulkan kerusakan ekonomi dan korban jiwa di Rusia. Namun, ia mengeklaim serangan tersebut tidak mengubah kondisi di medan perang.

Rusia Tingkatkan Serangan

Putin mengatakan Rusia telah meningkatkan serangan terhadap perusahaan-perusahaan industri pertahanan Ukraina, termasuk sejumlah target di Kyiv. Menurut dia, langkah tersebut merupakan respons atas serangan Ukraina terhadap fasilitas logistik Rusia.

"Kami telah mulai menanggapi tindakan musuh terhadap fasilitas industri sipil dan logistik kami," katanya dilansir Anadolu, Minggu (23/8). "Rezim Kyiv telah menetapkan tujuan untuk merusak ekonomi kami. Apa yang telah dilakukannya? Mereka sendiri yang membuka kotak Pandora ini," sebutnya

Putin mengeklaim respons militer Rusia terhadap serangan terhadap fasilitas logistiknya lebih tepat sasaran sekaligus menimbulkan kerusakan lebih besar.

Ia juga menilai kondisi perekonomian Ukraina semakin memburuk, termasuk sektor pertanian yang menurutnya sedang sekarat. Putin turut menuduh Kyiv berusaha mengganggu proses pemilihan umum di Rusia melalui serangkaian serangan.

Ia mengatakan pemerintah Rusia akan memperkuat institusi negara dan mengambil langkah untuk menjaga legitimasi pemerintahan. "Saya yakin bahwa upaya pengaruh informasi dan psikologis terhadap masyarakat Rusia ini juga akan gagal," katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Rusia dan Ukraina masih terlibat dalam konflik berkepanjangan, sementara serangan lintas wilayah terus terjadi.

Rusia Tetap Buka Peluang Dialog

Terkait kemungkinan perundingan, Putin menegaskan Rusia masih terbuka untuk berdialog dengan Ukraina. Namun, ia menekankan bahwa pembicaraan harus mempertimbangkan kondisi yang terjadi di medan perang.

Putin mengatakan Moskow telah menerima sejumlah proposal eksotis mengenai format pembicaraan dengan Ukraina. Namun, menurut dia, Rusia menilai proposal tersebut tidak dapat diterima.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa Moskow masih mengaitkan kemungkinan negosiasi dengan perkembangan situasi militer di lapangan. Putin juga menanggapi kekhawatiran bahwa serangan Rusia terhadap pelabuhan dan infrastruktur pertanian Ukraina dapat memperburuk pasokan pangan dunia.

Ia menolak anggapan tersebut. Putin mengatakan Rusia memiliki kapasitas ekspor yang cukup untuk mencegah terjadinya kekurangan pasokan di pasar global. Menurutnya, kemampuan ekspor Rusia dapat membantu menjaga ketersediaan komoditas pangan di pasar internasional meskipun serangan terhadap infrastruktur Ukraina terus berlangsung. (Fer/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |