Riezka Rahmatiana, Koordinator Lapangan Tim Riset Swasembada bawang putih Polda Jabar berkomitmen mendorong Jawa Barat mandiri bawang putih dan tidak bergantung pada ekspor.(ISTIMEWA)
TIM Riset Swasembada Bawang Putih Polda Jawa Barat melakukan kegiatan pelatihan dan riset langsung di sentra pertanian bawang putih, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengetahuan dan kemampuan teknis dalam budi daya bawang putih. Mulai dari persiapan lahan, proses penanaman, pemeliharaan hingga teknik budi daya yang berpotensi meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Dalam pelaksanaannya, tim tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi turun langsung ke lahan pertanian untuk mempelajari praktik budi daya bawang putih secara nyata. Kegiatan tersebut didampingi oleh tim ahli dan praktisi bawang putih yang memberikan arahan serta pengalaman teknis kepada para peserta.
Sembalun dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena kawasan ini merupakan salah satu sentra pengembangan bawang putih nasional dengan kondisi agroklimat yang mendukung.
Melalui kegiatan riset dan pelatihan lapangan ini, Tim Riset Swasembada Bawang Putih Polda Jawa Barat diharapkan dapat membawa pengetahuan dan praktik terbaik yang diperoleh dari Sembalun untuk dikembangkan di wilayah Jawa Barat.
Riezka Rahmatiana, Koordinator Lapangan Tim Riset Swasembada bawang putih Polda Jabar memastikan pihaknya akan membawa semangat kebaikan yang didapat dari Sembalun untuk dibawa ke Jawa Barat.
Dia juga menyinggung kebutuhan bawang putih di Jawa Barat yang sangat tinggi. Dengan adanya swasembada bawang putih diharapkan mampu menjadi kekuatan untuk mandiri dan tidak bergantung pada ekspor.
"Saya berharap Jabar tidak hanya menjadi daerah konsumen tetapi menjadi sentra produksi bawang putih yang kuat, mandiri dan berkelanjutan," tambahnya.
Langkah nyata menuju kedaulatan pangan nasional ini tentu tidak akan terlaksana jika hanya berpusat pada kebijakan tanpa adanya gerakan bersama untuk mensukseskan.
"Saya optimistis program ini akan sukses, terlebih adanya sinergi antara pemerintah, polri, akademisi, petani, pelaku usaha dan para ahli," lanjut Riezka.
Dia berharap Indonesia tidak hanya mampu membangun swasembada bawang putih, tetapi dapat membangun pertanian kuat, modern, mandiri dan berkelanjutan.













































