RSCM: Tak Ada Gangguan Fungsi Otak pada Siswa Keracunan MBG

4 days ago 1
 Tak Ada Gangguan Fungsi Otak pada Siswa Keracunan MBG Dua siswa asal Karo, Sumatra Utara, yang keracunan MBG diberangkatkan ke Jakarta.(Antara)

Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memastikan tidak ditemukan gangguan fungsi otak pada salah satu siswa asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang diduga menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepastian tersebut diperoleh setelah tim medis melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap siswa yang disebut sebagai ananda pertama, termasuk pemeriksaan neurologi dan pemeriksaan penunjang.

Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Neurologi Anak Prof Setyo Handryastuti mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan fungsi otak pasien dalam kondisi baik.

"Insya Allah, saya bisa pastikan bahwa tidak ada gangguan fungsi otak pada ananda yang pertama ya,” kata Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Neurologi Anak Prof Setyo Handryastuti dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Dokter yang akrab disapa Prof Handry itu menjelaskan, kepastian tersebut diperoleh setelah tim melakukan wawancara, pemeriksaan fisik dan neurologi, serta pemeriksaan penunjang berupa elektroensefalografi (EEG) untuk menilai fungsi otak pasien. Dengan kondisi tersebut, pasien dinilai memiliki peluang untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk bersekolah.

“Jadi insya Allah ke depannya ananda bisa bersekolah kembali, bisa beraktivitas kembali, bisa ceria kembali. Jadi, saat ini kita fokus untuk tata laksana ananda pertama ini ke depannya,” ujarnya.

Tim Ahli Dikerahkan untuk Pemeriksaan Menyeluruh

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengumpulkan tim ahli di RSCM untuk menangani siswi yang diduga menjadi korban MBG asal Karo. Tim tersebut terdiri atas dokter spesialis anak, ahli neurologi, psikiater anak, dan ahli penyakit dalam. Selain itu, kolegium anak juga dipanggil untuk membantu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pasien. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pasien melalui pemeriksaan dari berbagai bidang medis.

Kedua terduga korban MBG tersebut sebelumnya diberangkatkan dari Sumatera Utara menuju Jakarta pada Sabtu (12/9). Keduanya menggunakan pesawat komersial dengan didampingi orang tua dan tenaga medis. Setibanya di Jakarta, kedua pasien kemudian mendapatkan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut di RSCM. (Ant/E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |