Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra.(Dok. Samsung)
SAMSUNG Electronics Indonesia secara resmi menggebrak pasar ponsel lipat dengan memperkenalkan lini terbaru mereka, Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Fold 8 Ultra. Kehadiran varian "Ultra" pada seri Z Fold ini menandai babak baru bagi Samsung dalam menghadirkan teknologi paling premium yang sebelumnya hanya ditemukan pada seri Galaxy S Ultra.
Head of MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, menyatakan bahwa Galaxy Z Fold 8 Ultra bukan sekadar perubahan nama, melainkan peningkatan menyeluruh pada pengalaman pengguna.
"Untuk pertama kalinya kami meluncurkan Ultra Series pada Z Fold. Kami membawa pengalaman Ultra mulai dari desain, durabilitas, sistem kamera, hingga integrasi Galaxy AI yang lebih mendalam," ujar Ilham dilansir dari Antara, Kamis (23/7).
Desain Tertipis dengan Flex Titanium Display
Salah satu lompatan terbesar pada Galaxy Z Fold 8 Ultra adalah profil fisiknya yang sangat ramping. Perangkat ini memiliki ketebalan hanya 4,1 mm saat dalam kondisi dibuka, menjadikannya ponsel lipat paling tipis yang pernah diproduksi oleh Samsung.
Untuk mendukung desain tipis tersebut tanpa mengorbankan kekuatan, Samsung menyematkan teknologi Flex Titanium Display.
Teknologi ini diklaim tidak hanya meningkatkan ketahanan layar terhadap tekanan, tetapi juga memberikan mekanisme lipatan yang lebih kokoh dan nyaman.
Meskipun bodinya menyusut, Samsung berhasil menyematkan baterai berkapasitas 5.000mAh menggunakan teknologi silicon battery. Pengisian daya cepat 45W juga hadir, yang mampu mengisi daya dari 0 hingga 80 persen hanya dalam waktu 35 menit.
Performa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Galaxy AI
Di sektor dapur pacu, Galaxy Z Fold 8 Ultra ditenagai oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 for Galaxy. Chipset ini menawarkan peningkatan performa hingga 21 persen dibandingkan generasi sebelumnya. Kekuatan pemrosesan ini difokuskan untuk mendukung fitur kecerdasan artifisial (AI) yang semakin kompleks.
Berjalan di atas sistem operasi One UI 9, perangkat ini mengintegrasikan Galaxy AI dengan NotebookLM. Fitur ini memungkinkan pengguna profesional untuk merangkum dokumen panjang, mengolah referensi dari berbagai format file, hingga melakukan brainstorming secara instan langsung di perangkat lipat mereka.
Kamera Kelas Flagship S-Series
Samsung tidak lagi memberikan celah perbedaan kualitas kamera antara seri lipat dan seri S Ultra. Galaxy Z Fold 8 Ultra mengusung konfigurasi kamera yang setara dengan Galaxy S26 Ultra, yakni:
- Kamera Utama: 200MP
- Kamera Telefoto: 10MP
- Kamera Ultra-wide: 50MP
Fitur pendukung seperti ProVisual Engine dan Nightography memastikan hasil tangkapan tetap detail dalam kondisi minim cahaya. Selain itu, terdapat fitur Horizontal Lock untuk menjaga stabilitas video tetap lurus meski perangkat bergerak ekstrem.
Perbandingan Spesifikasi Utama:
| Chipset | Snapdragon 8 Elite Gen 5 | Snapdragon 8 Elite Gen 5 |
| Kamera Utama | 50MP | 200MP |
| Baterai | 4.800mAh | 5.000mAh |
| Bobot/Tebal | 201 gram | 4,1 mm (unfolded) |
Harga dan Ketersediaan
Samsung Galaxy Z Fold 8 Series sudah dapat dipesan melalui masa pre-order yang berlangsung hingga 13 Agustus 2026. Berikut adalah rincian harganya:
- Galaxy Z Fold 8: Mulai dari Rp19.999.000
- Galaxy Z Fold 8 Ultra: Mulai dari Rp32.499.000 hingga Rp44.499.999 (Varian 16GB/1TB)
Selama periode pemesanan awal, konsumen berkesempatan mendapatkan keuntungan tambahan berupa peningkatan kapasitas memori (double storage), perlindungan layar selama dua tahun, serta akses gratis Google AI Pro selama enam bulan.
Kelebihan & Kekurangan (Analisis Awal):
- Pros: Desain tertipis di kelasnya, kamera 200MP pertama di ponsel lipat Samsung, integrasi AI produktivitas yang kuat.
- Cons: Harga varian Ultra melonjak signifikan, kecepatan pengisian daya 45W masih tertinggal dari kompetitor brand lain. (Ant/Z-10)


















































