Basarnas melakukan evakuasi penumpang kapal Virgo Transport 8 menuju Banjarmasin(Metro TV)
SEBANYAK 22 korban kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 yang dipastikan dalam kondisi selamat, tertahan di tengah laut. Menurut Kepala Basarnas Mohammad Syafii evakuasi ke Banjarmasin terkendala gelombang tinggi karena itu perlu pemindahan beberapa penumpang.
"Kejadian tadi pagi adanya ombak yang di atas normal, pada saat kita transfer dua kapal kita ada yang sempat berbenturan sehingga harus dilaksanakan perawatan," ungkap Syafii dalam konferensi pers perkembangan operasi SAR hari kedua kecelakaan Kapal Virgo Transport 8 di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (14/9) malam.
Korban selamat tersebut sebelumnya berada di Kapal Cahaya Bahari yang merupakan kapal kayu. Mereka tertahan di tengah laut. Gelombang tinggi membuat kapal itu tidak berani mendekat untuk melakukan transfer korban lain ke Banjarmasin.
Hal itu membuat pemindahan korban harus dilakukan menggunakan kapal kecil menuju KRI Nala. Hambatan gelombang membuat evakuasi menjadi lebih lambat. Setelah itu, KRI Nala juga terkendala tidak dapat langsung bersandar di Pelabuhan Trisakti karena ukuran kapal yang besar.
Korban, ujar Syafii kemudian dipindahkan dari KRI Nala ke Kapal Kumai milik TNI Angkatan Laut lalu melanjutkan perjalanan menuju Banjarmasin pada Senin (14/9) tengah malam.
"Harus dilakukan transfer ulang ke Kapal Kumai milik juga TNI Angkatan Laut dan ini sekarang sedang proses, mudah-mudahan dalam beberapa jam ke depan sudah akan tiba di sini," ujarnya.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengonfirmasi sebanyak 114 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 korban selamat dan enam orang meninggal dunia, sehingga masih terdapat 129 orang yang belum ditemukan dari total 243 orang pada Senin (14/9) pukul 22.00 Wita.
Ia menjelaskan dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 korban sudah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban dalam keadaan meninggal dunia (jasad sudah diserahterimakan ke pihak keluarga). Korban meninggal yang kedua dievakuasi di Lanud Syamsudin Noor Banjarbaru dan telah diserahkan ke Tim DVI Mabes Polri untuk pemeriksaan medis lanjutan.
Kapal Virgo Transport 8 membawa 243 penumpang dan dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9) pukul 02.00 Wita saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9). (Ant/H-4)


















































