Bupati secara simbolis menyematkan pin Forum Anak Kabupaten Klaten 2026-2028.(MI/DJOKO SARDJONO)
PEMERINTAH Kabupaten Klaten memberikan penghargaan (awarding) kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, dan Desa/Kelurahan Layak Anak, sekaligus pengukuhan Forum Anak Kabupaten Klaten 2026-2028.
Kegiatan tersebut, yang diselenggarakan di Pendapa Kabupaten Klaten, Selasa (21/7), adalah merupakan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Kabupaten Klaten.
Peringatan HAN 2026 dihadiri Bupati Klaten, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, perwakilan Unicef, para asisten dan staf ahli, kepala OPD, BUMD, Camat, dan Kepala Desa/Kelurahan.
Kepala DissosP3AKPPKB Kabupaten Klaten, Puspo Enggar Hastuti, mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong sinergi pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha, dunia pendidikan, media massa, hingga masyarakat dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak,” jelasnya.
Selain itu, Puspo menambahkan bahwa kegiatan peringatan HAN Kabupaten Klaten tahun ini menjadi sarana evaluasi terhadap berbagai upaya yang telah dilakukan, sekaligus menyuarakan semangat Sahabat Bersama Lindungi Anak.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo mengukuhkan Forum Anak Kabupaten Klaten 2026–2028, dan dilanjutkan dengan penyerahan 112 penghargaan kepada Desa/Kelurahan, Kecamatan, dan OPD Layak Anak.
Penghargaan Desa/Kelurahan Layak Anak diberikan kepada 84 desa/kelurahan yang meliputi kategori Rintisan sebanyak 23 desa, Pratama 27 desa, Madya 14 desa, Nindya 13 desa, dan Utama 7 desa.
Kemudian, penghargaan Kecamatan Layak Anak diberikan kepada 11 kecamatan yang terdiri dari kategori Rintisan 3 kecamatan, Pratama 5 kecamatan, Madya 2 kecamatan, dan Nindya 1 kecamatan.
Sedangkan penghargaan OPD Layak Anak diberikan kepada 15 perangkat daerah, yang meliputi kategori Pratama 5 OPD, Madya 4 OPD, dan Nindya 6 OPD.
Dalam sambutannya, Bupati Klaten menyampaikan bahwa Hari Anak Nasional merupakan momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam menyiapkan generasi penerus bangsa.
"Hari ini, momen yang membahagiakan, sekaligus penting bagi kita semua. Investasi terbaik yang bisa kita lakukan adalah investasi kepada anak-anak. Masa depan Kabupaten Klaten, bahkan Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh bagaimana kita memperlakukan dan mempersiapkan anak-anak sejak hari ini," katanya.
Kepada pengurus Forum Anak Kabupaten Anak periode 2026-2028 yang baru dikukuhkan, Bupati Hamenang berpesan agar menjalankan dua peran utama, yaitu sebagai pelopor dan pelapor.
Sebagai pelopor, Forum Anak diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mengajak teman sebaya melakukan berbagai kegiatan positif, menjauhi penyalahgunaan narkoba, menolak segala bentuk perundungan, serta bijak memanfaatkan teknologi dan media sosial.
Kemudian, sebagai pelapor Forum Anak agar mengajak seluruh anak untuk tidak takut menyampaikan apabila mengetahui, melihat, atau mengalami pelanggaran terhadap hak anak.
"Jadilah mata dan telinga kami. Jika melihat, mendengar, atau merasakan adanya pelanggaran terhadap anak, jangan takut untuk bersuara dan melaporkannya kepada orangtua, guru, pemerintah desa, kecamatan, maupun layanan perlindungan anak,” tegasnya.
Bupati Klaten juga menegaskan, bahwa mewujudkan Kabupaten Layak Anak merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dibebankan hanya kepada satu perangkat daerah.
"Komitmen mewujudkan Kabupaten Layak Anak harus menjadi gerakan bersama. Kami ingin seluruh OPD memiliki program yang ramah anak, kecamatan menyediakan fasilitas yang aman bagi anak, dan desa/kelurahan memiliki ruang layak anak untuk mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya. (H-2)


















































