Sekolah di Kalsel Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Antisipasi Dampak Karhutla dan Kabut Asap

10 hours ago 1
Sekolah di Kalsel Diminta Terapkan Protokol Kesehatan Antisipasi Dampak Karhutla dan Kabut Asap Upaya pemadaman karhutla.(MI/Denny Susanto)

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan terus berlangsung dan menyebabkan terjadinya penurunan kualitas udara dampak kabut asap. Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel menerbitkan edaran agar sekolah menerapkan protokol kesehatan ketat.

Dalam surat edaran nomor 9 tahun 2026 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel, Abdul Rahim, tanggal 18 Agustus 2026, menginstruksikan agar seluruh satuan pendidikan (sekolah) untuk menyesuaikan aktivitas pendidikan dengan kondisi kabut asap dampak karhutla. 

"Kegiatan pembelajaran atau aktivitas pendidikan harus menyesuaikan kondisi di lapangan dengan menerapkan protokol kesehatan," tutur Abdul Rahim, Kamis (20/8).

Warga sekolah diminta menggunakan masker. Aktivitas sekolah di luar ruangan seperti olaharaga, upacara dan ekstra kurikuler diminta dikurangi dan apabila kondisi kabut asap semakin parah, maka sekolah dapat menerapkan sekolah jarak jauh (daring). 

Karhutla yang melanda sejumlah wilayah di Kalsel semakin meluas. Daerah terparah dilanda karhutla antara lain Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan Hulu Sungai Selatan. Puluhan sekolah dan Pondok Pesantren berada di daerah rawan karhutla dan kabut asap. Meski demikian aktivitas sekolah di Kalsel masih berjalan normal.

Senada, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin mengatakan kondisi Karhutla dan kabut asap telah memicu terjadinya peningkatan gangguan kesehatan pada masyarakat antara lain ISPA dan Pnemonia. Pihaknya juga telah menerbitkan edaran terkait penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Pada Rabu (19/8), indeks kualitas udara berdasarkan partikulat PM2,5 mencapai 420 atau dalam kondisi berbahaya di wilayah Kota Banjarbaru. Terutama pada dini hari hingga pagi sekitar pukul 08.00 wita.

"Kita imbau warga untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan terutama di daerah yang dilanda kabut asap. Masker juga terus kita bagikan termasuk ke sekolah-sekolah dan pondok pesantren," ujarnya. 

Kamis (20/8), BPBD Kota Banjarbaru membagikan ribuan masker kepada masyarakat di daerah yang diselimuti kabut asap seperti kawasan Landasan Ulin. Daerah ini menjadi daerah terparah serangan kabut asap akibat terbakarnya areal lahan gambut sekitar. Kabut asap juga beberapa kali mengganggu aktivitas penerbangan dan arus lalu lintas di daerah berdekatan bandara Syamsudin Noor tersebut. (DY/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |