Sekolah khusus perempuan milik Oprah Winfrey di Afrika Selatan akan beralih ke pemerintah lokal pada 2027. Oprah bakal fokus ke program beasiswa skala besar.(Harpo)
SEKOLAH yang didirikan oleh tokoh media Oprah Winfrey di Afrika Selatan hampir dua dekade lalu dilaporkan bakal menghentikan operasinya dalam bentuk saat ini pada akhir 2027. Pengelolaan fasilitas pendidikan tersebut selanjutnya akan diserahkan kembali kepada pemerintah provinsi setempat.
Keputusan ini diambil seiring langkah Winfrey yang memilih memfokuskan komitmennya pada program beasiswa yang diperluas bagi anak-anak perempuan di negara tersebut.
"Mimpinya tidak pernah sekadar membangun sebuah sekolah. Mimpinya adalah berinvestasi pada potensi tanpa batas dari para perempuan muda," ujar Winfrey, 72, dalam sebuah pernyataan resmi pada Rabu, 29 Juli.
Juru bicara Winfrey mengonfirmasi kepada PEOPLE bahwa setelah masa transisi selesai, pemerintah provinsi akan mengambil alih dan melanjutkan operasional fasilitas tersebut sebagai sekolah.
Sebelum ditutup dalam bentuknya yang sekarang, akademi tersebut masih akan meluluskan dua angkatan santri lagi. Sementara itu, sisa siswa yang masih tersisa akan dipindahkan ke sekolah-sekolah unggulan lain.
"Para siswa sisanya akan pergi ke sekolah-sekolah tingkat atas lainnya dengan biaya pendidikan yang ditanggung penuh oleh Ny. Winfrey hingga mereka lulus," kata juru bicara tersebut.
Winfrey menegaskan bahwa misinya di dunia pendidikan Afrika Selatan tidak akan berhenti begitu saja dengan penutupan kampus fisik tersebut.
"Misi saya tidak berakhir pada satu kampus. Misi ini berlanjut pada setiap anak perempuan yang masa depannya dapat diubah melalui pendidikan," ungkap Winfrey. "Saya sangat senang bahwa babak selanjutnya ini akan memungkinkan kami menjangkau lebih banyak lagi perempuan muda di seluruh Afrika Selatan dan melanjutkan janji yang dimulai lebih dari 20 tahun lalu."
Program beasiswa baru ini dijadwalkan mulai berjalan setelah seluruh siswa di akademi tersebut menyelesaikan kelulusan mereka. Pihak Oprah memperkirakan model baru ini akan melipatgandakan jumlah anak perempuan yang mendapatkan akses pendidikan.
"Secara keseluruhan, akan ada dua kali lipat jumlah anak perempuan yang memiliki akses ke pendidikan melalui model ini. Itulah inti dari keputusan untuk beralih ke model baru ini setelah melihat keberhasilan para siswa selama 20 tahun terakhir," tambah sang juru bicara.
Sejak berdiri pada 2007, Oprah Winfrey Leadership Academy for Girls telah meluluskan lebih dari 1.000 siswi yang berasal dari komunitas kurang beruntung di seluruh Afrika Selatan. Winfrey sendiri telah menginvestasikan dana hingga ratusan juta dolar AS untuk proyek tersebut.
Meski sempat diterpa kontroversi di masa-masa awal pendiriannya terkait dugaan pelecehan oleh mantan staf, yang kemudian dibebaskan dari tuduhan di pengadilan, sekolah ini mencatatkan dampak positif yang signifikan. Berdasarkan survei dalam siaran pers akademi, hampir seluruh lulusan melanjutkan ke perguruan tinggi dan mengaku pendidikan di sana telah mengubah kehidupan keluarga mereka ke arah yang lebih baik.
Bagi Winfrey, investasi pendidikan ini merupakan salah satu pencapaian terpenting dalam hidupnya.
"Sekolah ini adalah warisan terbesar saya," kata Winfrey kepada PEOPLE pada 2019 lalu. "Anak-anak perempuan ini adalah kebahagiaan terdalam dan terbesar saya." (People/Z-2)


















































