Sebanyak 1.000 warga Kepulauan Seribu Utara mendapat paket sembako senilai Rp220 ribu dengan harga tebus Rp30 ribu.(Dok. MI)
SEBANYAK 1.000 warga prasejahtera di Kepulauan Seribu Utara mendapat akses paket kebutuhan pokok senilai Rp220.000 hanya dengan membayar Rp30.000. Tak hanya memberikan subsidi harga, seluruh uang hasil penjualan paket tersebut senilai Rp30 juta kembali disalurkan kepada yayasan keagamaan di wilayah setempat.
Program pasar murah yang digelar PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) itu berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Rabu (19/8).
Warga penerima manfaat berasal dari Kelurahan Pulau Harapan dan Kelurahan Pulau Kelapa. Penerima ditentukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dengan menyasar kelompok masyarakat prasejahtera.
Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, 2 kilogram gula pasir, 400 gram biskuit, dan 165 gram kopi bubuk. Paket dengan nilai sekitar Rp220.000 tersebut ditebus warga seharga Rp30.000.
Dengan 1.000 paket yang terjual, terkumpul dana Rp30 juta. Seluruh hasil penjualan kemudian disalurkan kepada yayasan keagamaan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara sehingga manfaat program tidak berhenti pada penerima sembako.
Senior Manager Relations Subholding Upstream Regional Jawa Pertamina, Rian Dhanisaputra, mengatakan pasar murah tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat di sekitar wilayah operasi mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
“Melalui Pasar Murah Sembako ini, kami berharap masyarakat yang tinggal di wilayah terdekat operasi kami dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Rian.
Menurut dia, program tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga.
“Kami berharap dukungan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.
Camat Kepulauan Seribu Utara Yulihardi menilai program tersebut membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama kelompok yang masuk kategori prasejahtera.
“Kegiatan ini sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok. Kami berharap sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pertamina dapat terus terjalin untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kepulauan Seribu,” kata Yulihardi.
Salah seorang penerima manfaat dari Kelurahan Pulau Kelapa, Asmawiyah, mengatakan harga paket yang jauh di bawah nilai kebutuhan pokok di dalamnya membantu menekan pengeluaran rumah tangga.
“Dengan harga Rp30.000, kami mendapatkan paket sembako yang isinya lengkap dan sangat berguna untuk kehidupan keseharian kami,” ujarnya.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, warga yang telah terdata memperoleh kupon beserta jadwal pengambilan. Distribusi dilakukan melalui tahapan verifikasi kupon hingga penyerahan paket untuk mencegah penumpukan warga dan memastikan seluruh paket diterima penerima yang sudah ditetapkan.
Program tersebut menyasar 1.000 warga di tengah kebutuhan menjaga daya beli masyarakat kepulauan terhadap kebutuhan pokok. Selain memberikan subsidi langsung terhadap harga sembako, skema penyaluran kembali seluruh hasil penjualan membuat manfaat ekonomi kegiatan menjangkau kelompok masyarakat yang lebih luas. (Z-10)


















































