Sensasi Rinjani, dari Savana, Danau, hingga Puncaknya yang Magis

1 week ago 4
Sensasi Rinjani, dari Savana, Danau, hingga Puncaknya yang Magis    Terdapat beberapa jalur pendakian yang dapat ditempuh untuk mencapai puncak Gunung Rinjani, namun yang paling favorit adalah Jalur Pendakian Sembalun dan Senaru.(Dok Kemenpar)

Gunung Rinjani, sang primadona destinasi hiking Tanah Air, kian eksis di kalangan pendaki dalam hingga luar negeri. Tak pernah lengang, namun tetap saja sensasi mendakinya selalu diburu dan dirindukan. 

Bentang alamnya luar biasa, komplit dengan panorama Danau Segara Anak yang legendaris hingga puncak Rinjani di ketinggian 3.726 mdpl. Jangan lewatkan persiapan fisik, mental, serta peralatan agar mendaki tanpa drama. 

Terdapat beberapa jalur pendakian yang dapat ditempuh untuk mencapai puncak Gunung Rinjani, namun yang paling favorit adalah Jalur Pendakian Sembalun dan Senaru. 

Jalur Senaru terbilang lebih pendek tetapi memiliki tingkat kesulitan lebih tinggi. Titik awal dimulai dari Desa Senaru, di sisi utara Gunung Rinjani. Rutenya melewati hutan tropis lebat dan beberapa air terjun di sepanjang perjalanan. Pendakian juga memakan waktu sekitar 2-3 hari. Istimewanya, selain pemandangan puncak Rinjani, Anda juga bisa melihat panorama garis pantai Lautan Hindia.

Sementara Jalur Sembalun berkarakter lebih panjang dan memiliki tingkat kesulitan yang lebih rendah. Pendakian dimulai dari Desa Sembalun Lawang, di sisi timur Gunung Rinjani. Rute pendakian ini melewati hamparan savana juga hutan di kaki Gunung Rinjani. Butuh waktu sekitar 2-3 hari untuk mencapai puncak dan turun kembali ke desa. Ikon dari jalur ini adalah pemandangan indah  savana dan panorama alam yang Bagai susul menyusul menebar pesona.

Kali ini mari kita mengeksplorasi jalur Sembalun! Perjalanan di awal, ketika melewati sabana harus dimanfaatkan untuk pemanasan. Medannya landai, sehingga bisa digunakan untuk merancang ritme pendakian.

Usai melewati Savana, kamu akan tiba di Pelawangan Sembalun, area berkemah ideal sebelum muncak. Nikmati berkemah sembari berhadapan langsung dengan pemandangan Danau Segara Anak sembari Bersiap untuk mendaki ke puncak di dini hari.

Jalur dari Pelawangan Sembalun ke puncak sangat menantang dengan medan curam dan berpasir. Pastikan kamu membawa headlamp, pakaian hangat, dan memulai pendakian dini hari untuk menghindari cuaca ekstrem. Perjalanan ke puncak biasanya dilakukan pada dini hari dan memakan waktu sekitar 4-5 jam. Trek ini sangat curam dan berpasir dengan kemiringan mencapai 70 derajat, sehingga memerlukan kondisi fisik dan kehati-hatian ekstra.

Rehat di Danau Segara Anak 
Salah satu destinasi yang patut dikunjungi saat mendaki Gunung Rinjan adalah Danau Segara Anak. Danau dengan panorama indah ini berwarna biru kehijauan, dikelilingi oleh tebing-tebing curam. Bukan cuma indah, Danau Segara Anak dengan ketinggian 2.008 MDPL ini juga memiliki nilai spiritual yang tinggi bagi masyarakat Sasak.  

Mereka percaya danau ini adalah tempat tinggal Dewi Anjani, ratu yang memimpin para mahluk halus, bersemayam di Gunung Rinjani. Untuk mencapai danau ini, pendaki harus melakukan perjalanan cukup menantang, melewati jalur pendakian yang curam dan berbatu. Selain menikmati keindahan danau, pengunjung juga dapat memancing ikan, berkemah, atau sekadar bersantai menikmati tenangnya air danau yang menempati kaldera seluas 1.100 hektare itu.

Tak kalah istimewanya, di tengah danau berdiri anak Gunung Rinjani yang masih aktif mengepulkan asap. Ada pula Air Panas Aik Kalak, pemandian air hangat alami di tepi danau yang dipercaya bisa menenangkan tubuh setelah lelah mendaki.(X-6)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |