Senyawa Kunyit Kurkumin Berpotensi Lindungi Pembuluh Darah Pasien Diabetes Tipe 1

3 weeks ago 34
Senyawa Kunyit Kurkumin Berpotensi Lindungi Pembuluh Darah Pasien Diabetes Tipe 1 Ilustrasi(Magnific)

KURKUMIN, senyawa alami pemberi warna kuning cerah pada kunyit, kembali menunjukkan potensi medis yang menjanjikan. Sebuah penelitian ilmiah terbaru pada hewan uji mengindikasikan kurkumin dapat membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan fatal akibat penyakit diabetes tipe 1.

Temuan riset ini dipresentasikan dalam ajang 2026 American Physiology Summit di Minneapolis, konferensi tahunan utama yang diselenggarakan oleh American Physiological Society (APS).

Penelitian ini berfokus pada dampak diabetes tipe 1, yaitu penyakit autoimun seumur hidup yang menyerang sekitar 2 juta orang di Amerika Serikat. Meskipun terapi insulin sangat krusial untuk mengontrol kadar gula darah, penderita diabetes tipe 1 tetap berisiko tinggi mengidap penyakit jantung di usia lebih muda akibat kerusakan pembuluh darah akibat paparan gula darah tinggi secara terus-menerus.

Untuk menguji keampuhan kurkumin dalam menekan kerusakan tersebut, tim peneliti menggunakan model tikus percobaan yang mengidap diabetes tipe 1. Mereka membandingkan kondisi pembuluh darah antara kelompok tikus diabetes yang diberi asupan kurkumin dan kelompok tikus diabetes yang tidak menerima senyawa tersebut.

Setelah menjalani perawatan selama satu bulan, kelompok tikus yang mengonsumsi kurkumin menunjukkan pemulihan kesehatan pembuluh darah yang signifikan, hingga mendekati kondisi pembuluh darah pada hewan yang sehat atau non-diabetes.

Penulis utama studi dari Florida Institute of Technology, Swasti Rastogi, menjelaskan secara terperinci mengenai mekanisme kerja senyawa alami ini pada tubuh penderita diabetes.

"Kurkumin bertindak lebih dari sekadar senyawa sederhana yang ditemukan dalam rempah-rempah atau antioksidan. Senyawa ini tidak hanya membantu meningkatkan kadar gula darah, tetapi juga mengurangi peradangan, memulihkan respons seluler, serta menjaga struktur dan fungsi aorta pada diabetes tipe 1," kata Swasti Rastogi.

Dalam pengamatannya, tim peneliti menemukan terapi kurkumin mampu meredakan peradangan, memulihkan aktivitas kalsium pada pembuluh darah, serta menyeimbangkan kembali heat shock protein 70, protein penting yang regulasinya kerap terganggu akibat diabetes. Kombinasi efek positif ini membantu membatasi perubahan struktur dan fungsi yang memicu penurunan elastisitas pembuluh darah.

Kendati menunjukkan hasil yang positif, para peneliti menegaskan bahwa temuan ini tidak serta-merta menjadi alasan bagi penderita diabetes tipe 1 untuk langsung mengonsumsi suplemen kurkumin atau kunyit secara berlebihan.

Mengingat pengujian baru dilakukan pada tingkat eksperimen laboratorium, uji klinis pada manusia masih sangat diperlukan untuk memastikan efektivitas, dosis aman, serta meminimalkan risiko interaksi obat. Pasien tetap disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengambil keputusan medis terkait penggunaan suplemen. (Science Daily/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |